Kabar Artis

Ditanya Hubungannya dengan Sang Ibu, Barbie Kumalasari Singgung Salah Paham dan Akui Rindu Hal Ini

Mengaku dekat, Barbie Kumalasari terharu saat ceritakan momen bersama sang ibu.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Tangkapan Layar YouTube/Trans Tv Official
Barbie Kumalasari angkat bicara di program acara Pagi-pagi Pasti Happy atas tudingan yang dilayangkan kepadanya sebagai otak dari video ikan asin. 

Menurut Barbie Kumalasari, proses pembuatan video yang menyeret Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua menjadi tersangka itu terjadi secara spontan.

Merasa Privasi Diacak-acak Karena Kasus Ikan Asin, Barbie Kumalasari: Kita bak Korban Teroris

Tak ada alasan apabila Barbie Kumalasari dituduh sebagai otak di balik kasus 'bau ikan asin' tersebut.

Hal tersebut ia sampaikan saat hadir di program acara Pagi-pagi Pasti Happy.

Dari tayangan YouTube Trans TV Official yang dipublish pada 22 Juli 2019, Barbie Kumalasari menyampaikan sanggahannya.

Semula Iis Dahlia selaku host, membahas Farhat Abbas yang menyatakan, Barbie Kumalasari harus jadi tersangka.

Iis Dahlia menanyakan siapa sebetulnya yang memiliki ide pembuatan konten 'ikan asin' tersebut.

Barbie Kumalasari Jenguk Galih Ginanjar, Kaget Dituduh Menjadi Dalang Pembuatan Vlog Ikan Asin

Barbie Kumalasari pun menjelaskan konten ikan asin tersebut adalah milik Rey Utami dan Pablo Benua.

Mendengar itu, Danang Banyuwangi co-host Iis Dahlia langsung menimpali.

"Tapi kan katanya, ide dari semua ini tuh otaknya untuk berbicara tentang ikan asin itu adalah Barbie Kumalasari," timpal Danang.

"Kata Farhat Abbas," sambung Rangga SMASH meluruskan.

Mendengar hal itu, Barbie Kumalasari menanggapi.

Dituding Farhat Abbas Dalang Kasus Ikan Asin, Barbie Kumalasari: Itu Terjadinya Secara Spontan!

"Kata Farhat Abbas, itu kan menurut cerita dari Pablo," ujar Barbie Kumalasari.

"Tapi kan handphone aku itu udah disita pihak kepolisian dari tanggal 5 Juli," sambung Barbie.

Barbie mengungkapkan bahwa ponselnya telah disita oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyidikan.

"Apa pun yang mereka bilang kan, sebetulnya semua keputusan kan memang dari pihak penyidikan," jelas Barbie Kumalasari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved