GIIAS 2019

Ketum Gaikindo Menilai Baterai Mobil Listrik Bisa Jadi Limbah

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menilai baterai mobil listrik bisa menjadi limbah.

Ketum Gaikindo Menilai Baterai Mobil Listrik Bisa Jadi Limbah
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, saat memberi keterangan kepada Wartawan, pada acara konferensi pers GIIAS 2019 Future in Motion, di The Pallas SCBD Fairground, Jalan Jenderel Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menilai baterai mobil listrik bisa menjadi limbah.

Menurutnya, pada 10 tahun mendatang, usia baterai mobil listrik tersebut sudah usang dan harus dibuang.

"Bayangkan di Indonesia pemakaian mobil listrik 1,2 juta lebih atau 2 juta. Terus baterainya harus dibuang, waduh, bayangkan limbahnya," kata Yohannes, pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/7/2019).

Namun, lanjutnya, mobil listrik memang baik untuk mengurangi polusi udara lantaran tak menggunakan bahan bakar.

"Tapi kan baterainya dipakai sekian tahun, bisa menjadi masalah," ucapnya.

Yohannes melanjutkan, dari segi infrastruktur yang mendukung aktivitas mobil listrik juga perlu diperhatikan.

Misalnya, kata dia, dari pengisi daya (charger) yang memerlukan waktu sekitar 40 menit dengan voltase besar.

"Kalau normal (voltase), malah bisa tiga sampai empat jam atau lebih. Nah, ini yang harus dibentuk infrastrukturnya," tutur Yohannes.

Yohannes memberi contoh lain, misalnya, bus listrik yang beratnya mencapai tiga ton dan baterainya bisa berbobot dua ton.

"Bayangkan efek lebih jauhnya, baterai kalau tidak di-daur ulang dengan infrastruktur yang memadai, itu sangat berbahaya. Itu harus dipikirkan," ujar Yohannes.

Contoh Pemprov DKI Jakarta, Sanksi Derek Denda Kendaraan Parkir Sembarangan Diterapkan di Bekasi

Polres Metro Jakarta Selatan Tetapkan Jefri Nichol Sebagai Tersangka Kasus Narkoba

Yohannes menambahkan, dampak limbah baterai mobil listrik yang sudah usang nantinya, juga bisa mengandung racun.

"Itu kan berbahaya bagi manusia. Harus benar-benar dipikirkan lagi soal perencanaan dan macam-macamnya. Jangan sampai salah," pungkas Yohannes.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved