Jangan Disepelekan, Ini Tips Merawat dan Membersihkan Kendaraan dari Abu Erupsi Gunung

Jangan anggap sepele, begini cara merawat dan membersihkan kendaraan yang terkena paparan abu erupsi gunung.

Editor: Muji Lestari
ISTIMEWA/Dokumentasi BNPB
Gunung Tangkuban Parahu (Kawah Ratu) bererupsi dengan tinggi kolom abu yang teramati ± 200 meter dari atas puncak atau ± 2.284 meter di atas permukaan laut, Jumat (26/7) pada pukul 15:48 WIB. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Abu vulkanik dari erupsi Gunung ternyata dapat menyimpan bahaya untuk mesin motor.

Dilansir TribunWow.com dari GridOto.com, abu hasil letusan Gunung Tangkuban Parahu dapat membuat mesin Jebol.

Hal ini diungkapkan kepala mekanik Astra Motor Cilacap, Purwadianto.

 Purwandianto menilai yang utama adalah memperhatikan filter udaranya.

"Dalam kondisi standar, yang harus diperhatikan adalah filter udaranya," ucap Purwadianto.

Intip 5 Tipe Erupsi Gunung Berapi, Karakter dan Ciri-ciri Letusannya

Apabila ditemukan terlalu banyak debu dapat membuat performa mesin menurun.

Jika penumpukan debu di filter udara terlalu banyak otomatis akan membuat performa mesin menurun, apalagi kalau open filter bisa lebih berbahaya," ujarnya.

Disebutkannya abu vulkanik berbeda dari debu biasa.

Sehingga setelah terkena abu vulkanik diimbau agar langsung mengganti filter udara.

"Yang terpenting justru perawatan pasca hujan abu. Filter udara sebaiknya langsung diganti," tambahnya.

Kawasan Wisata Ditutup, Gunung Tangkuban Perahu Kondusif Pascaerupsi

Selain mengenai mesin, ada pula tips untuk membersihkan kendaraan dari abu vulkanik yang menumpuk.

Hal ini dijelaskan oleh Service Manager, Honda Megatama, Kalimalang, Jakarta Timur, Dedi Junaedi, dikutip dari Otomotifnet.com via GridOto.com.

Basiran menuturkan membersihkan kendaraan dari abu vulkanik harus hati-hati lantaran material dari abu vulkanik yang runcing, hingga berpotensi merusak cat kendaraan.

“Kandungan material pada abu vulkanik mengandung S102 atau pasir kuarsa yang biasa digunakan untuk membuat gelas,” jelas Dedi Junaedi.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved