Tak Ada Izin Hak Pengelolaan Lahan, PJT II Pastikan Bangli di Kali Bahagia Segera Dibongkar

"Kita saat ini sedang kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melakukan pembongkaran, karena bangunan itu tidak ada izin," kata Fembri

Tak Ada Izin Hak Pengelolaan Lahan, PJT II Pastikan Bangli di Kali Bahagia Segera Dibongkar
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Sejumlah petugas saat membersihkan sampah di Kali Bahagia Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BABELAN - Perum Jasa Tirta II (PJT II) memastikan bangunan liar (bangli) di sepanjang bantaran Kali Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi harus dibongkar. Sebab, bangunan itu telah menganggu aliran kali dan dinilai punya andil besar terkait masalah sampah yang menumpuk di kali tersebut.

Fembri Setiawan General Manager PJT II Wilayah 1, saat dijumpai disela peninjauan Kali Bahagia yang tengah dilakukan pembersihan mengatakan, bangli ini berdiri di lahan milik negara tanpa memiliki izin.

"Kita saat ini sedang kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melakukan pembongkaran, karena bangunan itu tidak ada izin," kata Fembri, Kamis (1/8/2019).

PJT II berdalih tidak pernah mengeluarkan izin sama sekali kepada warga yang mendiami bangli di bantaran Kali Bahagia. Kalaupun ada pihaknya sempat mengeluarkan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) yang bisa dipastikan sudah hanis masa berlakunya.

"Tidak ada HPL yang ada mungkin sudah tidak berlaku semuanya. Jadi ketika kami perlukan kelancaran pembangunan itu mereka harus pindah," tegas dia.

Adapun bangunan liar yang ada di bantaran Kali Bahagia jumlahnya mencapai 250 bidang, PJT II menilai kondisi ini sudah cukup parah. Untuk itu, pihaknya segera melakukan langkah konkret agar lahan milik negara dapat dimanfaatkan secara baik untuk kepentingan lebih luas.

"Ternyata ini sudah parah, langsung kita keluarkan surat teguran ke pemilik bangunan itu. Tapi ya itu kami tidak berwenang membongkar," paparnya.

Kadarudin, Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Bekasi, mengatakan, penggusuran lahan di bantaran Kali Bahagia sudah disampaikan ke bagian ketertiban umum Pol PP.

Polisi Tangkap 2 Pemasok Ganja untuk Jefri Nichol dan Robby Ertanto

Naik Bus Shalawat, Amirul Hajj Bertanya ke Jemaah Soal Layanan Haji Sampai Berswafoto Bersama

"Bagian Ketertiban Umum sedang berkoordinasi dengan PJT II untuk mengeluarkan rekomendasi bahwa mereka tetapkan bangli itu untuk dibongkar, tapi ternyata itu belum bisa dilakukan," kata Kadarudin.

Kali Bahagia di Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi belakangan ini tengah menjadi sorotan setelah terdapat tumpukan sampah yang membentang sepanjang kurang lebih 1,5 kilo meter.

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) sejak kemarin telah melakukan proses pengangkutan tumpukan sampah. Sampah-sampah ini selain datang dari hulu, diduga kuat juga berasal dari warga yang tinggal di sepanjang bantaran kali.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved