5 Rumah Sakit Tipe C di Depok Turun Kelas Jadi Tipe D

Sebanyak lima Rumah Sakit (RS) di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami penurunan kelas melalui hasil evaluasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

5 Rumah Sakit Tipe C di Depok Turun Kelas Jadi Tipe D
Tribunnews.com/Shutterstock
Ilustrasi Rumah Sakit 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Sebanyak lima Rumah Sakit (RS) di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami penurunan kelas melalui hasil evaluasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Lima rumah sakit tersebut diantaranya adalah RS Jantung Diagram, RS Bunda Aliyah, RS Citra Arrafiq, RS Tumbuh Kembang, dan terakhir RS Setia Bhakti.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengatakan telah memanggil kelima pihak RS yang mengalami penurunan kelas tersebut.

"Kemarin sudah kami panggil (RS yang turun kelas), sepertinya karena ada salah input data, jadi ada data-data yang tidak terhimpun. Mereka dikirimkan surat oleh Kemenkes surat pemberitahuan disertai surat keberatan. Jadi masih bisa dievaluasi oleh Kemenkes supaya direview ulang," ujar Novarita dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/8/2019).

Novarita juga mengatakan, lima Rumah Sakit yang mengalami penurunan kelas tersebut adalah bertipe C, yang mana saat ini turun menjadi tipe D.

Penurunan kelas tersebut, diduga akibat salah input data sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM).

"Sebenarnya mereka sudah memenuhi syarat itu, cuma kayaknya karena salah input data tadi jadi kami imbau untuk mengirimkan surat keberatan itu," bebernya.

7 Pulau di Kepulauan Seribu Tercemar Tumpahan Minyak, Anies Baswedan Panggil Pertamina

Paman Rasakan Kejanggalan Aurel Anggota Paskibra Meninggal, Keluarga Minta Pemkot Usut Penyebabnya

Novarita mengatakan, pihak Provinsi juga telah memanggil lima Rumah Sakit yang turun kelas tersebut untul diberikan arahan membuat surat keberatan.

Namun, Novarita tidak tahu kapan surat balasan balasan perihal keberatan tersebut akan dikirim ke pihak Kemenkes.

"Kurang tahu ya karena yang turun kelas itu ada 615 rumah sakit se-Indonesia, semuanya yang bekerja sama dengan BPJS. Jadi bisa saja balasannya lama, jadi kita belum tahu," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved