HUT ke 74 Kemerdekaan RI

Terungkap, Aurel Lebih Senang Dilatih Kakak-kakak TNI Ketimbang PPI

Pelatih dari kalangan militer untuk diklat Paskibraka Tangerang Selatan membuat pernyataan terkait meninggalnya Aurellia Qurratu Aini.

Terungkap, Aurel Lebih Senang Dilatih Kakak-kakak TNI Ketimbang PPI
Istimewa/Tangkap layar Instagram @benyamindavnie
Paskibra Tangerang Selatan Aurellia meninggal dunia 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pelatih dari kalangan militer untuk diklat Paskibraka Tangerang Selatan membuat pernyataan terkait meninggalnya Aurellia Qurratu Aini.

Gadis yang akrab disapa Aurel ini satu dari sekian anggota Paskibra Tangsel. Ia meninggal setelah jatuh di rumahnya pada Kamis (1/8/2019) pagi.

Dalam pernyataan tersebut tertulis dua nama sebagai pelatih, yakni Letda Kav Lanang (pelatih) dan Sertu Appoulo (pelatih Paskibraka Yonkav 9/ SDK), Minggu (4/8/2019).

Dalam pernyataannya mereka hendak mengatakan bahwa pihak militer hanya melatih mulai tanggal 22 -25 Juli 2019, dan dilanjut pada 28 - 31 Juli 2019.

Pelatihan dimulai pukul 07.00 sampai pukul 16.00 WIB.

"Tugas kami hanya melatih pada saat latihan. Selebihnya selesai latihan mereka di serahkan ke PPI (Purna Pabskibraka Indonesia) dalam pengawasan dan pengendalian," terang Appoulo sebagai perwakilan.

Dalam keterangan itu juga tertulis bahwa pihak militer ingin mengonfirmasi para peserta diklat belum mulai dikarantina.

Karantina baru akan dimulai pada Minggu (11/8/2019) mendatang.

Appoulo menjelaskan, jadwal pelatihan diatur Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel.

Pihaknya hanya melakukan pelatihan di lapangan yang diawasi secara melekat oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tangsel.

Ia juga mengklarifikasi bahwa Aurel, panggilan karib Aurellia, jatuh di rumah bukan di tempat latihan.

Dalam pernyataan itu juga tertulis bahwa Aurel menulis dalam diary atau buku hariannya, ia lebih senang dilatih tentara dibandingkan dari PPI.

"Hasil dari buku diary Aurellia menuliskan dia lebih suka dan semangat dilatih oleh kakak-kakak TNI daripada dilatih oleh anggota PPI yang penuh dengan tekanan secara Moril dan Fisik," terangnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved