Penumpang Setuju Buang Sampah Sembarang Hingga Merokok di Stasiun MRT Denda Rp50 Juta

Informasi tersebut tertera pada sejumlah lembar kertas tanda pemberitahuan ihwal tata tertib yang menempel di dinding Stasiun MRT.

Penumpang Setuju Buang Sampah Sembarang Hingga Merokok di Stasiun MRT Denda Rp50 Juta
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Dua lembar kertas pemberitahuan dilarang merokok, buang sampah dan duduk sembarang, serta makan-minum di area Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Para penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) akan dikenakan denda Rp500 ribu, jika membuang sampah dan duduk sembarang serta makan atau minum di area Stasiun MRT Jakarta.

Dan akan dikenakan denda sebesar Rp50 juta jika merokok di area Stasiun MRT Jakarta.

Semua peraturan itu, berlaku juga jika melakukan di dalam kereta listrik MRT.

Informasi tersebut tertera pada sejumlah lembar kertas tanda pemberitahuan ihwal tata tertib yang menempel di dinding Stasiun MRT.

"Harusnya begitu, biar nyaman. Penumpang MRT kan berhak atas rasa nyaman. Tansportasinya sudah canggih, masyarakatnya juga lebih cerdas," kata penumpang MRT, Zhulam, di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Menurut Head of Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, aturan tersebut mampu memberi syok terapi kepada para penumpang MRT.

Tagar #Matilampulagi Trending di Twitter, Ada yang Terjebak di KRL hingga Batal Bakar Roti

"Selama ini aturan tersebut cukup ampuh. Terbukti dengan adanya penindakkan dari petugas di tiap Stasiun MRT juga," kata Kamaluddin, sapaannya, saat dihubungi TribunJakarta.com, di tempat terpisah.

Jika penumpang ketahuan melanggar, lanjutnya, maka petugas bakal bertindak tegas tanpa kompromi.

Dia melanjutkan, tata tertib tersebut akan terus diberlakukan karena dinilai tegas.

"Kami akan terus berlakukan, karena aturan ini sangat tegas. Pihak MRT bakal terus beri rasa aman dan nyaman kepada penumpang," tutup Kamaluddin.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved