Breaking News:

Mati Listrik

Warga Cipayung Ini Terpaksa Tahan BAB Gara-gara Mati Listrik

Sejumlah warga memasak nasi dengan cara mengukus akibat mati listrik lebih dari 10 jam.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/ Nur Indah Farrah Audina
Asiah (63) warga Cipayung yang memasak nasi dengan cara di kukus dan libur jualan nasi uduk akibat pemadaman listrik pada Minggu (4/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sejumlah warga memasak nasi dengan cara mengukus akibat mati listrik lebih dari 10 jam.

Rupanya, padamnya listrik yang berjam-jam tak membuat sejumlah orang untuk bermalas-malasan. 

Mereka memanfaatkan apa yang bisa digunakan selama listrik padam, satu diantaranya memanfaatkan kukusan untuk memasak nasi.

Asiah (63) salah satu warga Cipayung memakai kembali cara lama ini untuk memasak nasi putih. 

Padahal biasanya ia menggunakan kukusan untuk memasak nasi uduk yang biasa dijualnya sejak dua bulan belakangan saja.

"Sekarang kitanya harus pintar-pintar kalau listrik mati. Meskipun listrik mati, stok air matang masih ada, saya gunakan kukusan untuk masak nasi biar bisa tetap pada makan. Tapi memang untuk jualan nasi uduk hari ini saya stop dulu, kan air enggak ada," katanya di Cipayung, Senin (5/8/2019).

Ya, pemadam listrik juga berdampak pada usahanya. Ia harus libur berdagang nasi uduk dan gorengan di pagi hari.

Sebab menurutnya untuk membuat santan sampai gorengan membutuhkan air yang cukup banyak sebagai bahan utamanya. 

Seperti untuk pembuatan air santan dan pengencer adonan gorengan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved