Imbas Pemadaman Listrik, Pemprov DKI Berencana Susun SOP Tindakan Darurat

Anies berencana menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) tindakan darurat untuk jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi kondisi listrik padam

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Asaad di Balairung, Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Imbas pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu lalu, Gubernur Anies berencana menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) tindakan darurat untuk jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi kondisi listrik padam.

Pasalnya, pemadaman listrik itu menghambat pergerakan perekonomian di Jakarta.

Hal ini ia sampaikan usai Pemprov DKI Jakarta bertemu dengan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Assad di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Ada hikmah yang besar dari peristiwa kemarin (pemadaman listrik). Hikmahnya kemudian menyadarkan kita semua pentingnya memiliki SOP dalam kondisi darurat tanpa ada aliran listrik," ucapnya, Rabu (7/8/2019).

Ia menambahkan, dalam penyusunan SOP ini, Anies pun menjelaskan rencana Pemprov DKI yang ingin memenuhi konsumsi listrik di ibu kota menggunakan sumber energi alternatif, seperti tenaga surya.

"Kami ingin agar lebih banyak lagi generator listrik di Jakarta, pembangkit listrik yang ada di mana-mana dan (energi) surya adalah salah satu sumber yang paling memungkinkan di kota seperti Jakarta," ujarnya.

Cerita AKP Lalu Hedwin, Saat Terpilih Jadi Komandan Paskibraka Upacara HUT RI di Istana Tahun 2016

Persija Jakarta Pilih Gunakan Stadion Patriot Saat Hadapi Bhayangkara FC

Nantinya, penggunaan panel-panel surya tersebut akan dipasang di seluruh gedung-gedung pemerintahan maupun sekolah di Jakarta.

"Detailnya nanti disusun dengan roadmap yang memakai ukuran yang jelas. Kemudian, diterjemahkan dulu dalam bentuk kerangka kerja," kata Anies.

"Dari situ, baru diumumkan untuk didiskusikan bersama," tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Asaad mengaku, setuju dengan langkah Gubernur Anies yang ingin menyusun SOP untuk tindakan darurat saat pemadaman listrik.

"Jadi, sekarang ini ada kurang lebih 400 pelanggan di Jakarta yang menggunakan solar rooftop sehingga saat terjadi listrik padam di PLN masih tetap bisa beroperasi," ucapnya.

"Jadi nanti kita harapkan rumah-rumah atau gedung-gedung yang menggunakan solar rooftop itu juga bisa menjual listriknya ke PLN," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved