Ini Penampakan Celurit yang Tewaskan Pelajar di Depok
MI tewas, akibat aksi tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Raya Cipayung, pada Selasa (6/8/2019) kemarin.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Sebilah celurit berwarna silver dengan gagang kayu, dijadikan alat untuk menghabisi nyawa seorang pelajar berinisial MI di Depok, Jawa Barat.
MI tewas, akibat aksi tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Raya Cipayung, pada Selasa (6/8/2019) kemarin.
Polisi pun telah menetapkan tiga tersangka atas aksi tawuran tersebut, yaitu AL (18), MF, dan SF, yang mana ketiganya juga masih berstatus pelajar di sekolah menengah atas (SMA) Kota Depok.
Pantauan TribunJakarta.com, celurit tersebut sepanjang kurang lebihnya satu meter.
Dibagian ujung celurit, terlihat masih ada bekas noda bercak darah berwarna merah yang sudah mengering dan berwarna kehitam-hitaman.
"Ini senjata yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban," ujar Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana saat memimpin ungkap kasus tersebut di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Rabu (7/8/2019).
• Sempat Jatuh Cinta ke Vicky Prasetyo, Cinta Penelope Justru Diajak Buat Hubungan Settinggan
• Pelajar Tewas di Depok Akibat Tawuran: Derita Luka Bacok Akibat Sabetan Sajam di Punggung Kiri
• Paula Disebut Hamil Bayi Laki-laki, Baim Wong Ngeyel Minta Diberi Nama Tiger
Sebelumnya juga diwartakan, AL mengakui memperoleh celurit tersebut dari aplikasi jual beli online seharga Rp 170 ribu.
Awalnya, celurit tersebut dibeli AL untuk pajangan di rumahnya. Namun, akhirnya celurit malah digunakan untuk aksi tawuran dan menganiaya MI hingga meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/celurit-yang-digunakan-pelaku-untuk-menghabisi-nyawa-korban.jpg)