Persija Jakarta

Persija Bakal Datangkan Pemain Baru, Pilar PSM Angkat Bicara Hingga Isu Tak Kondusif di Ruang Ganti

Persija Jakarta sepertinya akan mendatangkan satu personel asing berposisi pemain belakang pada putaran kedua Liga 1 2019.

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Spanduk kritikan The Jakmania kepada manajemen dan juga pemain Persija Jakarta terpampang di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/8/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Persija Jakarta sepertinya akan mendatangkan satu personel asing berposisi pemain belakang pada putaran kedua Liga 1 2019.

Kabar angin terdengar bahwa bek Ceres Negros, Manuel Herrera Lopez, yang akan datang ke Persija Jakarta untuk menggantikan Steven Paulle.

Steven Paulle nasibnya kurang beruntung bersama Persija Jakarta.

Eks pemain PSM Makassar itu mengalami cedera pada otot pahanya dan sudah absen dalam delapan pertandingan terakhir di Persija Jakarta.

Manajemen Persija Jakarta sudah memberikan ultimatum kepada Steven Paulle agar bisa pulih pada pekan ini.

Namun, bila belum sembuh juga, tidak tanggung-tanggung Steven Paulle akan didepak Persija Jakarta.

Sejauh ini belum diketahui pasti siapa pemain asing yang akan menggantikan Steven Paulle di Persija Jakarta.

Akan tetapi, Manuel Herrera Lopez menjadi satu-satunya pemain asing yang santer dikabarkan akan merapat ke Macan Kemayoran.

Itu terlihat dari akun Instagram Manuel Herrera Lopez yang sudah mem-follow akun Instagram Persija Jakarta.

Tak hanya itu, bek asal Spanyol tersebut juga sudah mengikuti akun instagram CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus.

Bek yang akrab disapa Super itu punya peluang besar merapat ke Ibu kota.

Sebab, pelatih Persija Jakarta saat ini yaitu Julio Banuelos juga berasal dari Spanyol.

Manuel Herrera Lopez juga sudah pernah melawan Persija Jakarta ketika membela Ceres Negros.

Saat itu, Ceres Negros berhasil meraih kemenangan 3-2 melawan Persija Jakarta pada babak penyisihan grup Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada awal April lalu.

Bahkan, pemain berusia 27 tahun tersebut menilai Persija Jakarta merupakan klub berkualitas di Indonesia.

Meskipun begitu, sejatinya ia belum terlalu mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Susunan Pemain Timnas U-18 Indonesia Vs Laos, Rotasi Kembali Dilakukan

"Persija Jakarta tim terbaik di Indonesia dan mereka tim bagus," kata Manuel Herrera "Super".

Incar Pilar PSM Makassar

Persija Jakarta mencoba mendatangkan beberapa pemain untuk putaran kedua Liga 1 2019 dan kabarnya salah satunya pilar PSM Makassar.

Salah satu pemain yang kabarnya merapat ke Persija Jakarta adalah salah satu pemain PSM, Reva Adi Utama.

Meski memperkuat PSM Makassar, Reva jarang mendapatkan menit bermain bersama skuad Juku Eja.

Hal tersebut yang membuat Reva Adi Utama akan meninggalkan PSM Makassar dan berlabuh ke Persija Jakarta.

Bek berusia 22 tahun itu pun akhirnya buka suara terkait kabar akan merapat ke Persija Jakarta.

Seperti BolaSport.com kutip dari Tribun Timur, pemain berposisi bek kiri itu sudah berada di Jakarta.

"Saya belum bisa jawab terkait kabar itu, tapi sekarang saya di Jakarta bersama istri," kata Reva Adi Utama.

Reva Adi Utama berangkat dari Makassar menuju Jakarta bersama dengan istrinya, Alya Nadira.

Ia mengatakan keberadaannya di Jakarta untuk menemani istri untuk mengecek kandungan pasangan jiwanya itu.

Istri Reva Adi Utama juga sudah mengunggah sebuah momen via instastories jelang keberangkatan ke Jakarta.

Ia meng-upload beberapa momen di Stadion Andi Mattalatta, hingga mengemas barang bawaan seperti pakaian yang cukup banyak.

Selain itu, istri Reva Adi Utama juga menulis caption anak rantau ketika berada di pesawat menuju Jakarta.

Sebelumnya manajemen Persija Jakarta memang memastikan akan kedatangan beberapa pemain di posisi belakang untuk putaran kedua Liga 1 2019.

"Saya antar istri cek kandungan di Jakarta," kata Reva Adi Utama.

Gelar Latihan Tertutup

Persija Jakarta menggelar latihan tertutup di Lapangan Sutasoma, Halim, Jakarta Timur, Senin (12/8/2019).

Sesi latihan tersebut digelar sebagai persiapan Persija Jakarta untuk menghadapi Madura United pada pekan ke-14 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (16/8/2019).

Seusai latihan, pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, mengatakan tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi Madura United.

Dalam sesi latihan tadi, pelatih asal Spanyol itu fokus untuk recovery beberapa pemain yang cedera.

Baca Juga: Klub Vietnam Laporkan Kedatangan Pelatih Timnas Indonesia di Markasnya

“Persiapan kami normal saja,” kata Julio Banuelos.

“Saya pikir para pemain senang, terlihat dari sikap yang mereka tunjukan. Itu luar biasa,” ucap pelatih berusia 49 tahun tersebut.

Lebih lanjut Julio Banuelos berbicara tentang kekuatan pemain Madura United. Menurut Julio Banuelos, Madura United merupakan tim yang sangat kuat.

Madura United memang menjadi salah satu tim yang aktif mendatangkan pemain bintang untuk tampil di Liga 1 2019.

Meskipun demikian, tim asuhan Dejan Antonic itu sempat mengalami beberapa kekalahan, salah satunya dari PSS Sleman.

“Madura United tim yang sangat-sangat kuat. Tapi dengan persiapan cukup, performa Persija Jakarta akan sangat bagus untuk melawan mereka,” kata Julio Banuelos.

Isu Tak Kondusif di Ruang Ganti

Sekretaris Umum The Jakmania, Dicky Soemarno meminta kepada pemain, pelatih, dan manajemen klub Persija Jakarta agar bisa menjaga situasi dan kondisi tim saat ini.

Sebelumnya, beredar kabar jika situasi dan kondisi ruang ganti Persija Jakarta tidak kondusif akibat adanya keributan antar pemain.

Dua pemain asing yakni Marko Simic dan Bruno Oliveira de Matos dikabarkan terlibat cekcok saat berada di lapangan.

Selain itu, beredar kabar pula jika hubungan antara Bruno Matos dan pelatih kepala Persija, Julio Banuelos Saez tidak harmonis.

Hal itu terlihat dari postingan Bruno Matos dari akun sosial media instagram pribadinya beberapa hari lalu.

Dicky memberikan pesan kepada semua pemain dan pelatih Persija Jakarta bisa menjaga sikap dengan tidak mengumbar keburukan tim ke khalayak ramai.

Unggahan setiap pemain Persija diyakini akan berdampak buruk dan menjadi konsumsi The Jakmania.

Wacana PNS Kerja di Rumah, Wakil Wali Kota Depok Soroti PNS yang Korupsi Waktu

Masih Banyak yang Melanggar Uji Coba Perluasan Ganjil Genap, Satlantas Terus Lakukan Sosialisasi

Hubungan Percintaan Kandas, Eki Tembak Mantan Pakai Senapan Angin, Keduanya Baru Putus 5 Hari

Ngaku Gigolo Tapi Servis Tak Memuaskan, Gus Tu Emosi Lalu Habisi SPG Mobil Pengguna Jasanya

Temukan Tengkorak di Pulau Terpencil, Baim Wong Teriak Panggil Rekannya: Jadi Menyeramkan Ini Tempat

"Jakmania itu harapnya pasti mau yang terbaik. Kalau dapur rumah tangga itu jangan diumbar ke orang-orang. Tugasnya The Jakmania hanya berikan dukungan ke Persija, apapun yang berbau Persija pasti didukung," ungkap Dicky saat di konfirmasi, Senin (12/8/2019).

Dengan adanya kejadian tersebut, Dicky berharap kepada semua komponen tim bisa berkaca agar kejadian tersebut tidak terulang.

"Tapi kalau pemain dan pelatih atau siapapun mengumbar sesuatu di internal, harusnya mereka tau itu bukan konsumsi buat The Jakmania," paparnya.

Semua komponen tim Persija diharapkan bisa menjaga diri agar kondisi tim bisa kembali ke performa terbaik di lapangan.

"Jadi saya minta untuk pemain dan seluruh tim agar segala sesuatunya itu tidak usah di share. Selesaikan saja sendiri langsung. Tidak perlu lah Jakmania tahu ada hal negative di tim, cukup mereka tahu kalian latihan dan datang ke stadion untuk menang," tutur Dicky. (BolaSport.com/TribunJakarta.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved