Serba-serbi Pemotongan Hewan Kurban: Jempol Ikut Terpotong di Mesin Pemotong dan Disepak Sapi

Jempol kiri milik Safrudin (53) putus setelah terkena mesin pemotongan tulang di Masjid Daman, Mangkuyudan, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Editor: Erik Sinaga
Kolase Tribun Jabar (youtube/thamzil thahir)
Jagal di Cengkareng yang ditendang sapi 

Ditangani dokter bedah tulang Dihubungi secara terpisah, Asmen Humas dan Pemasaran RS Kasih Ibu, Divan Fernandes membenarkan Safrudin dirawat di RS Kasih Ibu.

Safrudin telah mendapatkan penanganan oleh dokter spesialis Bedah Tulang RS Kasih Ibu.

"Saat ini kondisi pasien baik dan masih dirawat di bangsal," katanya melalui sambungan telepon.
Kompas.com belum mendapatkan izin dari pihak RS untuk menjenguk Safrudin.

Ditendang sapi hingga pingsan

Kejadian tak mengenakan dialami Rohim (50) sewaktu hendak menyembelih sapi kurban di Musola Al Mustaqim, Jalan Utama Selatan III, RT 2 RW 3 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat.

Bermaksud ingin mengikat kaki sapi untuk dilumpuhkan sebelum disembelih, tukang jagal ini malah terkena sepakan dari hewan tersebut.

Insiden tersebut sempat terekam oleh ponsel salah satu warga hingga akhirnya viral di media sosial.

Ditemui di lokasi, Ketua RT 2 RW 3, Maerudin (57) membenarkan kejadian itu terjadi di Musola Al Mustaqim saat proses pemotongan hewan kurban pada Idul Adha, Minggu (11/8/2019) kemarin.

"Iya kejadiannya sekitar Pukul 11.00 WIB saat proses pemotongan hewan kurban," kata Maerudin, Senin (12/8/2019).

Maerudin mengatakan, saat Idul Adha kemarin pihak Musola berkurban sebanyak 3 ekor sapi dan 7 ekor kambing.

Adapun sapi yang ngamuk dan menendang Rohim merupakan sapi kedua yang akan dipotong.

Diduga sapi berjenis sapi Jawa dengan bobot sekitar 300 kilogram itu stres hingga akhirnya berulah saat hendak disembelih.

"Sapi itu dari awalnya emang kelihatan beringas ya mungkin karena stres karena banyak warga yang nonton atau karena melihat sapi pertama dipotong," kata Maerudin.

Ketua RT 2 RW 3, Cengkareng Barat, Maerudin (57).
Ketua RT 2 RW 3, Cengkareng Barat, Maerudin (57). (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Sebelum hendak dijinakan Rohim, kata Maerudin, awalnya kaki sapi tersebut sempat berusaha diikat oleh rekannya yakni Taufik.

Namun lantaran tak berhasil maka Rohim yang dianggap paling berpengalaman berusaha mengikat kaki kanan sapi berwarna coklat tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved