Pengurus Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Berharap Dukungan Pihak Rutan Pondok Bambu

Pengurus Besar Wanita Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah berharap dapat dukungan penuh dari pihak Rutan Wanita Kelas II A Jakarta Timur.

Pengurus Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Berharap Dukungan Pihak Rutan Pondok Bambu
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ketua Pengurus Besar Wanita Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Dra Fatima, Selasa (13/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pengurus Besar Wanita Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah berharap dapat dukungan penuh dari pihak Rumah Tahanan (Rutan) Wanita Kelas II A Jakarta Timur, Jalan Pahlawan Revolusi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Hal itu terkait kegiatan keagamaan.

Pada Sabtu (12/5/2018) lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meresmikan Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah yang berada di dalam Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Dengan hadirnya masjid ini, Anies berharap ada pemusatan kegiatan masyarakat selain menjadi tempat ibadah.

Setelah setahun lebih berdiri, Ketua Pengurus Besar Wanita Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Dra Fatima mengungkapkan selama ini kurang mendapatkan dukungan dari pihak Rutan terkait program kajian yang ada.

"Kegiatan kita di masjid itu banyak. Kajiannya ada, tausiyah agama bimbingan Al Quran juga ada. Kita juga sering mendatangkan psikolog dan hypnoterpi serta pernah mendatangkan motivator juga. Tapi kegiatan itu justru enggak pernah masuk di medsos yang ada di Rutan. Tapi anehnya acara perayaan lain masuk," ungkapnya di Pondok Bambu, Selasa (13/8/2019).

"Asal ditanya mereka jawabnya lupa untuk memposting di medsos terkait kegiatan kita," tambahnya.

Karena berasal dari ormas pendidikan, sosial dan ekonomi, Fatima menjelaskan tujuannya hanya ingin mencerdaskan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan untuk berakhlak mulia. Sebab menurutnya berawal dari pemahaman nilai agama, maka akan berdampak baik untuk akhlak para WBP.

"Kita di sini untuk membantu merubah akhlak mereka. Jadi ketika keluar tidak lagi mereka mengulani kesalahan yang sama karena sudah tau agama. Jadi harapan saya dengan kehadiran kita disini, saya menginginkan kerjasama yag baik dari pihak rutan. Setidaknya Rutan ikut berpartisipasi juga," tutupnya.

Amirul Hajj Pastikan Kondisi Mina Saat Ini Kondusif

Pemprov DKI Siapkan Rp 3 Triliun Bangun Tempat Pembuangan Sampah

Selain itu, Fatima juga berencana akan membuat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Rutan Kelas II A Jakarta Timur, Eko Suprapti mengatakan akan berkordinasi lagi dengan pihak pengurus masjid terkait masalah yang ada.

"Nanti kita akan lakukan kordinasi lagi. Kalau masalah LBH silakan saja asalnya sudah melakukan kordinasi juga," jelasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved