Malam Ini, Simpang Rawa Panjang Bekasi Ditutup Akibat Pekerjaan Proyek Flyover

penutupan dilakukan selama tiga hari yakni, 14 sampai 16 Agustus 2019 dari pukul 23.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Malam Ini, Simpang Rawa Panjang Bekasi Ditutup Akibat Pekerjaan Proyek Flyover
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Proyek Flyover di Simpang Rawa Panjang Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Simpang Rawa Panjang di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi mulai malam ini akan ditutup. Penutupan dilakukan lantaran pada ruas jalan tersebut akan ada pekerjaan erection girder atau pengangkatan girder proyek flyover.

Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan mengatakan, penutupan dilakukan selama tiga hari yakni, 14 sampai 16 Agustus 2019 dari pukul 23.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

"Jadi pekerjaan dilakukan pada malam hari saja, di luar jam itu kondisi jalan tetap dibuka seperti biasa," kata Johan kepada TribunJakarta.com, Rabu (14/8/2019).

Selama ditutup, pengalihan arus akan diterapkan, kendaraan dari arah Pekayon (Revo Town) atau Tol Barat akan mengunakan ruas jalan arah sebaliknya.

Sementara untuk kendaraan dari Jalan Siliwangi dan Jalan Cut Meutia ke arah Pekayon atau Tol Barat dialihkan menggunakan Jalan RA. Kartini.

Terinspirasi Sang Ibu, Alasan Yana Jadi Paskibraka DKI Jakarta

Sidang Mutilasi Vera Oktaria: Terungkap, Imam Jual Motor Korban dan Sarankan Prada DP Bakar Jasad

"Jadi ruas jalan yang biasa digunakan untuk kendaraan dari Pekayon ke arah Simpang Rawa Panjang itu akan digunakan untuk kendaraan crane yang mengangkut girdernya jadi selama proses pengangkatan girder jalan ditutup," jelas dia.

Johan mengaku proses ini tentu akan menimbulkan kemacetan, tapi pihaknya telah mewanti-wanti kepada pelaksana proyek agar pekerjaan dilakukan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan dari jam 23.00-05.00 WIB.

"Kita tegaskan kalau sampai lebih selesai enggak selesai harus dibuka jalan, karena kita sudah sosialisasi dan pekerjaan hanya boleh dilakukan malam hari," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved