Usai Buang Bayinya, Nuryatun Jadi Gelandangan Hingga ke Tanah Abang

Kompol Mustakim mengatakan, pelaku terpaksa hidup di jalan karena bingung mencari tempat tinggal selama melarikan diri

Usai Buang Bayinya, Nuryatun Jadi Gelandangan Hingga ke Tanah Abang
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Nuryatun (35) dan suaminya, Darsiwan (36), saat menjalani BAP di Mapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (15/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Nuryatun (35), ibu yang membuang bayinya di Teluk Gong akhirnya pulang ke rumah setelah melarikan diri sejak Senin (29/7/2019) lalu.

Dalam pelariannya, Nuryatun terpaksa menjadi gelandangan hingga ke wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim mengatakan, pelaku terpaksa hidup di jalan karena bingung mencari tempat tinggal selama melarikan diri.

"Jadi saya tanya tadi dia menggelandang, dia nggak tahu mau ke mana terakhir itu di Tanah Abang," ucap Mustakim di Mapolsek Metro Penjaringan, Kamis (15/8/2019).

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar menambahkan, Nuryatun diduga memutuskan untuk pulang karena sudah tak kuat hidup di jalan.

Nuryatun akhirnya pulang Rabu (14/8/2019) malam ke rumahnya di bilangan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Mungkin sudah capek di luar menggelandang kemudian kembali sendiri ke rumah," ucap Rachmat.

Polisi yang Alami Luka Bakar Saat Amankan Demo di Cianjur Tiba di RS Polri Kramat Jati

17 Hari Menghilang, Ibu yang Tega Buang Bayinya di Teluk Gong Akhirnya Pulang

Kepulangan Nuryatun dilaporkan suaminya, Darsiwan (36), ke Polsek Metro Penjaringan. Darsiwan pun membawa sang istri ke Mapolsek Metro Penjaringan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kemudian dari suami tersebut mengantar ke Mapolsek Metro Penjaringan," ucap Rachmat.

Nuryatun membuang bayinya, RK (7 bulan) di Jalan Y Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara Senin (29/7/2019) lalu.

Ia tega membuang anaknya sendiri karena frustasi anaknya selalu menangis saat akan buang air kecil.

Belakangan, RK bisa menjalani hari-harinya tanpa kesulitan buang air kecil setelah menjalani operasi sunat yang difasilitasi Polres Metro Jakarta Utara Kamis (1/8/2019) lalu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved