HUT ke 74 Kemerdekaan RI

Banyak Saingan, Omzet Pedagang Bendera Merah Putih di Pasar Mester Anjlok

Harapan pedagang bendera dan pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI di Pasar Mester, Jatinegara meraup omzet banyak tahun ini nampaknya tak bakal terwujud.

Banyak Saingan, Omzet Pedagang Bendera Merah Putih di Pasar Mester Anjlok
TribunJakarta.com/Bima Putra
Lapak pedagang bendera merah putih di Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Harapan pedagang bendera dan pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI di Pasar Mester, Jatinegara meraup omzet banyak tahun ini nampaknya tak bakal terwujud.

Pasalnya hingga siang hari ini penjualan bendera dan pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI di Pasar Mester tak merasakan lonjakan pembeli sama sekali.

Nadi (28), satu pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik HUT RI omzet dagangannya tahun ini merosot tajam bila dibandingkan tahun 2018 lalu.

"Turun banget, pemasukan tahun kemarin mencapai Rp 20 sampai Rp 30 juta, tahun ini Rp 10 juta saja eggak sampai," kata Nadi di Pasar Mester Jatinegata, Jakarta Timur, Jumat (16/7/2019).

Lapak pedagang bendera merah putih di Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (16/8/2019).
Lapak pedagang bendera merah putih di Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (16/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Upaya Nadi meraup omzet dengan cara mulai berdagang sejak pertengahan bulan Juli 2019 lalu tak berbuah manis hingga kini.

Padahal tahun 2018 lalu dia dapat meraup omzet hingga puluhan juta banyak meski baru berdagang pada awal bulan Agustus lalu.

"Sampai hari ini enggak ada lonjakan pembeli, padahal besok sudah upacara. Padahal tahun ini saya sengaja dagang lebih awal, sebelum Agustus sudah dagang," ujarnya.

Menurutnya omzet jual merosot tajam karena kalah saing dengan pedagang bendera keliling dan yang berjualan di pinggir jalan.

Nadi menyebut jumlah bendera keliling tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga mempengaruhi omzet pedagang di pasar.

"Sekarang yang jual bendera keliling lebih banyak, kalau secara harga jelas lebih murah beli di pasar. Saya jual bendera ukuran kecil harganya Rp 25 ribu, yang besar Rp 300 ribu dan umbul-umbul Rp 10 ribu," tuturnya.

Bersaing Jadi Sekolah Sehat, SDN Cilangkap 01 Mulai Kurangi Sampah Plastik

Sedang Berlangsung Final Honda DBL 2019 Jakarta West Region: Tonton Via Link Berikut

Arif (20) pedagang bendera yang terbilang 'bos' karena memiliki sejumlah lapak dan jadi tempat pedagang keliling membeli juga mengeluh.

Senada dengan Nadi, Arif menduga sebab turunnya omzet karena jumlah pedagang keliling dan pedagang bermodal besar kian menjamur.

"Makin banyak penjual, dibanding tahun lalu ya banyakan tahun ini, jadi berpengaruh ke pendapatan. Saya di sini ada tujuh lapak, tapi secara omzet turun semua," keluh Arif.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved