Dukung Perluasan Ganjil Genap, Toyota HiAce Bakal Disulap Jadi Angkot, Ini Kendala yang Dihadapi
Moda transportasi ini hadir sebagai solusi atas perluasan penerapan sisten ganjil genap di sejumlah ruas jalan, Auto2000 tawarkan Toyota HiAce.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perluasan pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil genap di Jakarta akan dimulai pada 9 September 2019.
Total ada 25 ruas jalan di DKI Jakarta yang akan terkena sistem ganjil genap.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya pun mulai melakukan uji coba di sejumlah ruas jalan yang terkena perluasan ganjil genap.
Tahap sosialisasi dan uji coba akan dilaksanakan hingga 6 September 2019.
Jelas adanya perluasan ini pun akan berdampak juga untuk penjualan roda empat.
• Lima Pengedar Sabu dan Ganja Diringkus Polres Tangerang Selatan
• KPBB Minta Anies Baswedan Hapus Bahan Bakar Premium 88 Hingga Petalite 90
Salah satu alasan perluasan ganjil genap adalah mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
Dengan begitu, jumlah kendaraan di ibu kota jadi berkurang sehingga dampak polusi udara pun bisa teratasi.
Supaya mendorong masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sudah menyiapkan kendaraan baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Biyouzmal, Operation Manager Auto2000 Wilayah DKI 1.
Ia mengatakan, bahwa Dishub DKI Jakarta akan menyediakan transportasi yang lebih aman dan layak.
Salah satunya, yakni menyiapkan moda transportasi umum sejenis "mikrolet."
Moda transportasi ini hadir sebagai solusi atas perluasan penerapan sisten ganjil genap di sejumlah ruas jalan.
Melihat kesempatan ini, Auto2000, sebagai salah satu diler Toyota menawarkan Toyota HiAce.
Reaksi Pihak Toyota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/hiace-1.jpg)