Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pastikan Lepas Saham Perusahaan Bir

Gubernur Anies Baswedan memastikan Pemprov DKI Jakarta akan melepas saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pastikan Lepas Saham Perusahaan Bir
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur Anies Baswedan saat ditemui awak media di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur Anies Baswedan memastikan Pemprov DKI Jakarta akan melepas saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Hal ini pun sempat dibahas dalam rapat pembahasan kebijakan umum dan prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) antara Komisi C DPRD DKI Jakarta dan Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) pada Kamis (15/8/2019) lalu.

Dimana dalam rapat tersebut, pendapatan dari PT Delta Djakarta tak lagi dimasukan pada proyeksi deviden 2020.

"Mudah-mudahan segera tuntas (pelepasan saham) dan tahun depan sudah enggak ada lagi (deviden)," ucapnya, Jumat (16/8/2019).

Menurut Anies, Pemprov DKI sengaja melepas saham perusahaan produsen bir itu lantaran deviden yang diterima tidak sebanding dengan nilai saham yang diinvestasikan.

"Kalau kita tunggu deviden maka harus tunggu belasan tahun, mungkin sampai puluhan tahun baru sama dengan nilai sahamnya," ujarnya di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pelatih Ungkap Rahasia SMAK 1 Penabur Bisa Juarai DBL DKI Jakarta West Region 2019

Persija Jakarta dapat Tambahan Satu Poin dari Kandang Madura United

Terlebih, Anies menegaskan, warga Jakarta lebih membutuhkan air bersih dibandingkan minuman beralkohol.

"Warga Jakarta butuhnya air minum. Jadi, dana itu bisa dipakai untuk membangun infrastruktur untuk membangun air minum," kata Anies.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta sendiri memiliki persentase saham PT Delta Djakarta Tbk sebesar 26,25 persen.

Pada tahun 2018 lalu, perusahaan bir tersebut menyumbang pendapatan Pemprov DKI sebesar Rp 54,6 miliar dan meningkat menjadi Rp 100,4 miliar pada 2019.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved