HUT ke 74 RI

Mengenal Sabrina Shafwa, Pengibar Bendera Tingkat Provinsi yang Bercita-cita Masuk ITB

Selama di sekolah, Nadra bercerita, anak terakhir dari dua bersaudara ini sangat menyukai pelajaran matematika.

Mengenal Sabrina Shafwa, Pengibar Bendera Tingkat Provinsi yang Bercita-cita Masuk ITB
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Sabrina Shafwa, satu dari 52 orang Paskibra tingkat Provinsi DKI Jakarta, Kamis (15/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Aksi Pasukan Pengibar Bendera selalu menjadi pusat perhatian saat upacara kemerdekaan Rupublik Indonesia (RI) setiap tahunnya.

Masyarakat tak henti menyaksikan para pemuda pemudi terbaik bangsa ini mengibarkan sang saka merah putih di langit bumi pertiwi.

Sabrina Shafwa, satu dari 52 orang paskibra tingkat Provinsi DKI Jakarta, Kamis (15/8/2019).
Sabrina Shafwa, satu dari 52 orang paskibra tingkat Provinsi DKI Jakarta, Kamis (15/8/2019). (TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci)

Tak sedikit, para remaja yang bercita-cita ikut ambil bagian dalam pasukan pengibar bendera. Namun, tidak semua dapat mewujudkan mimpinya itu karena bila ingin menjadi seorang paskibraka diperlukan fisik dan mental yang kuat.

Serangkaian tes dan seleksi pun harus dilalui hingga nantinya hanya putri-putri terbaik bangsa yang bisa turut ambil bagian dalam prosesi pengibaran bendera.

Di tingkat Provinsi DKI Jakarta sendiri, Gubernur Anies Baswedan baru saja mengukuhkan 52 orang putra-putri terbaik bangsa yang nantinya akan mengibarkan bendera saat perayaan HUT ke-74 RI di Pulau Maju atau Pulau D hasil reklamasi Teluk Jakarta.

Satu diantara 52 itu ialah Sabrina Shafwa, remaja kelahiran Jakarta 16 tahun lalu ini merupakan pemimpin upacara saat prosesi pengukuhan paskibraka tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Anak bungsu dari pasangan Budi Rohiwa dan Nadra Ambong ini pun mengaku senang bisa terpilih menjadi pasukan pengibar bendera tingkat Provinsi DKI Jakarta.

“Suatu kebanggan bagi saya karena bisa ikut membanggakan negara dengan cara menaikan bendera merah putih dan juga bisa membanggakan kedua orang tua,” ucapnya, Kamis (15/8/2019).

Meski harus berlatih dengan keras selama lima bulan belakangaan ini, namun ia mengaku sangat senang karena bisa berkumpul dan berkenalan dengan teman-teman dari sekolah dan latar belakang yang berbeda.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved