HUT ke 74 RI

Pasien Ganguan Jiwa Yayasan Jamrud Biru Bekasi Mengikuti Lomba HUT RI

Seluruh pasien nampak bergembira mengikuti lomba, mereka juga nampak terlihat tertib mengikuti aturan lomba

Pasien Ganguan Jiwa Yayasan Jamrud Biru Bekasi Mengikuti Lomba HUT RI
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Pasien ganguan jiwa Yayasan Jamrud Biru Bekasi saat mengikuti lomba 17 Agustus 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUSTIKAJAYA - Pasien dengan gangguan jiwa Yayasan Jamrud Biru di Jalan Raya Mustikasari, Kampung Babakan, RT03/04, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, mengikuti lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-74, Sabtu (17/8/2019).

Suhartono, ketua Yayasan Jamrud Biru mengatakan, kegiatan perayaan HUT RI ke 74 bagi pasien dengan gangguan jiwa ini dibuka dengan upacara pengibaran bendera telebih dahulu.

"Kita setiap tahun selalu merayakan tujuhbelasan, kegiatan ini khusus diikuti semua pasien Jamrud Biru Bekasi," kata Suhartono.

Setelah upacara, kegiatan langsung dilanjutkan dengan perlombaan diantaranya, lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba mengambil koin serta lomba joget balon.

Seluruh pasien nampak bergembira mengikuti lomba, mereka juga nampak terlihat tertib mengikuti aturan lomba meski sesekali ada beberapa pasien yang tidak mengerti ketika perawat mengarahkannya.

Babak I Semifinal Piala AFF U-18 2019 Indonesia vs Malaysia: Skor Imbang 1-1

SEDANG BERLANGSUNG: Ini Link Live Streaming Timnas U-18 Indonesia Vs Malaysia

"Lomba ini sengaja kita buat supaya mereka bisa mengingat kembali momori dulu waktu mengikuti lomba saat masa kecil, juga sebagai simbol bahwa mereka adalah manusia merdeka," jelasnya.

Di Yayasan Jamrud Biru terdapat 125 pasien dengan gangguan jiwa, mereka semua berasal dari berbagai daerah bukan hanya dari Kota Bekasi.

Suhartono mengaku, latar belakangan pasien di yayasannya bermacam-macam, ada yang dahulu merupakak pengusaha, pelajar, mahasiswa hingga pekerja biasa.

"Mereka ada yang dikirim dari rumah sakit jiwa, ada yang dari keluarga ditipkan kesini, ada juga yang kita bawa dari jalan karena kasian dia tidak ada punya keluarga jadi kita rawat disini," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved