Anaknya Lempar Bensin ke Polisi di Cianjur, Sang Ibu Minta Maaf : Mohon Diringankan Hukumannya

Ibunda RS, Enung (49) mengaku kaget saat mengetahui sang anak terlibat dalam aksi unjuk rasa dan bahkan kini ditetapkan sebagai tersangka.

Anaknya Lempar Bensin ke Polisi di Cianjur, Sang Ibu Minta Maaf : Mohon Diringankan Hukumannya
TribunJabar/istimewa
Tangkapan layar video lain soal insiden polisi terbakar hidup-hidup di Cianjur saat amankan aksi demo. (Istimewa.) 

“Saya tahu, tapi tidak pernah tanya-tanya dia ikut organisasi apa. Sejak masuk kuliah sudah ikut. Sekarang anak saya semester tiga,” ujarnya.

Dia pun menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian.

Namun, dia tetap berharap, hukuman yang akan diterima anaknya ringan.

"Mohon diringankan (hukuman), seringan-ringannya,” ucapnya.

Sementara itu, sebelum polisi menetapkan RS sebagai tersangka, beredar video di lini massa yang memerlihatkan dua orang melemparkan plastik bening berisi cairan ke arah kerumunan.

Lemparan pertama dilakukan seseorang yang mengenakan hoodie berwarna gelap dengan garis putih tiga di lengan, namun tidak berdampak.

Lemparan kedua kemudian dilakukan seseorang yang mengenakan jas merah. Lemparan yang diduga dilakukan tersangka RS itu pun lantas memicu semburan api.

Akibatnya, empat orang anggota polisi harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Sayang Cianjur karena mengalami luka bakar serius.

Polisi menetapkan RS sebagai tersangka insiden kericuhan dalam aksi unjuk rasa gabungan elemen mahasiswa di depan gerbang Pendopo Bupati Cianjur.

RS teridentifikasi sebagai pelaku yang melakukan pelemparan bahan bakar yang menyebabkan empat anggota polisi terluka.

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved