Ditanggapi Serius, DPRD Sarankan Wali Kota Gelar Referendum Terkait Gagasan Bekasi Gabung DKI
Selain itu, dia juga menyarankan agar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi segera melakukan komunikasi ke Gubernur Jawa Barat.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Rahmat menjelaskan, sejak dulu masyarakat Bekasi dengan Jakarta sudah saling bersinggungan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, dari segi kebijakan pemerintah dua wilayah beda provinsi ini juga saling keterkaitan.
Dia menjelaskan, program-program kemitraan yang dijalin antara kedua daerah secara tidak langsung sudah menjadi suatu upaya DKI Jakarta memberikan kontribusi bagi masyarakat Bekasi.
"DKI itukan menyumbang ke kita (Bekasi) karena kemitraan, dari yang dulu disebut kota penyangga sekarang jadi kota mitra, infrastruktur yang dibangun di Jakarta paling tidak sama dengan apa yang dibangun di Bekasi seperti infrastruktur jalan, saluran air, penataan lingkungan dan sebagainya," kata Rahmat.
Untuk itu, gagasan Jakarta Tenggaran akan sangat relevan bila dibanding wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya yang sempat disinggung Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor Ade Yasin dimana, provinsi baru itu meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Bogor Timur, Bogor Barat, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.
"Pada intinya kalau untuk mempercepat proses kesejahteraan, pembangunan, sah-sah saja, cuma mungkin Bekasi itu lebih identik dengan Jakarta," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bekasi_20180524_191833.jpg)