Pemkot Jakut Garap Program Jakarta Utara Ramah Bersepeda Demi Kurangi Polusi Udara

“Bersepeda merupakan salah satu alternatif lain dalam upaya pengurangan polusi udara," kata Ali.

Pemkot Jakut Garap Program Jakarta Utara Ramah Bersepeda Demi Kurangi Polusi Udara
ISTIMEWA/Dokumentasi Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat bersepda pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pemerintah Kota Jakarta Utara berencana mengajak masyarakat turut serta dalam mengurangi polusi di DKI Jakarta.

Untuk itu, Program Jakarta Utara Ramah Bersepeda dicanangkan sebagai salah satu upayanya.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, program Jakarta Utara Ramah Bersepeda bertujuan agar masyarakat dapat membiasakan diri beraktifitas dengan transportasi ramah lingkungan, sstu diantaranya debgan cara berepeda.

Menurutnya, dengan menggunakan sepeda sama artinyaa dengan mengurangi penggunakan kendaraan bermotor milik pribadi yang menjadi satu diantara sekian penyumbang polusi udara.

“Bersepeda merupakan salah satu alternatif lain dalam upaya pengurangan polusi udara. Bersepeda juga lebih cepat dan lebih jauh jarak tempuhnya dibanding berjalan kaki. Maka dari itu, kami akan mencanangkan program Jakarta Utara Ramah Bersepeda ini,” kata Ali, di Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (20/8/2019).

Program ini dilaksanakan dengan menggandeng Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

Kedepannya penyediaan jaringan bersepeda akan terintegrasi dengan sejumlah transportasi publik, kantor pemerintahan, hingga fasilitas umum lainnya.

Kenyamanan bagi pesepeda pun disebutkan Ali tentunya akan mengedepankan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Untuk jalurnya sendiri, rencananya akan memanfaatkan bahu jalan sebagai jalur khusus pesepeda.

"Jaringan ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pesepeda. Dalam artian jalur bersepeda itu harus benar-benar aman terlindungi yang bukan hanya dengan cat garis. Kita sudah rapatkan juga dengan ITDP untuk membuat perencanaan jaringan jalur sepeda ini," jelas Ali

Dia menerangkan Pemerintah Kota Jakarta Utara akan segera menerapkan program tersebut, satu diantaranya dengan menyiapkan sarana parkir sepeda prioritas di kantor walikota, kecamatan, kelurahan maupun kantor pelayanan masyarakat.

Hal tersebut juga sebagai upaya untuk menarik minat aparat sipil negara (ASN), pegawai maupun tamu untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari.

"Rencana ini akan diawali dari aparat sebagai panutan masyarakat. Di kantor Walikota segera akan kita buat parkir sepeda prioritas yang lokasinya dekat lobi. Jadi untuk aktifitas yang jaraknya dekat bisa menggunakan sepeda," ujarnya.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved