LBH Surabaya Sebut Mahasiswa Papua yang Berada Asrama Surabaya Masih Membatasi Komunikasi

pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya, Sahura, mengatakan mahasiswa asal Papua itu membatasi akses komunikasi dengan semua pihak

LBH Surabaya Sebut Mahasiswa Papua yang Berada Asrama Surabaya Masih Membatasi Komunikasi
Istimewa
Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PDIP Jimmy Demianus Ijie S dan Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Gerindra, Steven Abraham saat tiba di depan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Rabu (21/08/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sejumlah anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua dan Papua Barat tidak dapat masuk ke asrama mahasiswa asal Papua di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (21/8/2019).

Menanggapi hal tersebut, pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya, Sahura, mengatakan mahasiswa asal Papua itu membatasi akses komunikasi dengan semua pihak.

"Menutup komunikasi dengan siapapun, dengan kami pun terbatas. Memang tidak menerima tamu," kata Sahura, saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).

Dia mengaku tidak mengetahui secara jelas alasan para mahasiswa asal Papua itu menutup diri.

Bahkan, pihaknya selaku pendamping hukum juga tidak dapat secara leluasa berkomunikasi dengan mereka.

"Kami hanya berkomunikasi biasa, tidak sampai masuk kasus. Memang batasi sejak Senin (hari pertama aksi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat,-red)" kata dia.

Namun, dia memastikan, situasi di asrama itu berada dalam kondisi kondusif.

"Inti kondusif," tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak mencoba berkomunikasi dengan mahasiswa asal Papua di asrama mahasiswa yang berada di Surabaya, Jawa Timur.

Video Vina Garut: V Diduga Dieksploitasi Sang Suami, Takut Menolak Perintah Tersangka A

Peringati Hari Anak Nasional 2019, 1.050 Anak Diajak Berlibur di Dufan

Salah satunya anggota DPR dari daerah pemilihan Papua dan Papua Barat berangkat ke Surabaya untuk berdialog dengan mahasiswa Papua, Rabu, (21/8/2019).

Mereka mendatangi asrama Papua di Jalan Kalasan, Surabaya.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon tersebut diantaranya Steven Abraham, Jimmy Demianus Ijie, Michael Watimena, dan lainnya.‎

Hanya saja rombongan kemudian ditolak untuk masuk ke dalam asrama.

Jimmy mengatakan bahwa pintu asrama ditutup dan ada spanduk atau kertas ‎yang bertuliskan 'kami menolak kedatangan siapapun'.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahasiswa Papua yang Berada di Asrama Surabaya Belum Bersedia Menerima Tamu

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved