Breaking News:

Cegah Penyebaran Radikalisme, Kapolda Metro Jaya Minta Kampus Terlibat dalam Pencegahan

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mendorong seluruh kampus terlibat mencegah para mahasiswa terpapar paham radikalisme

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Universitas Unindra, Jakarta Timur, Minggu (25/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mendorong seluruh kampus terlibat mencegah para mahasiswa terpapar paham radikalisme yang sengaja disebarkan.

Dia berharap pihak kampus terlibat mencegah mahasiswanya terpapar paham radikalisme dengan memberi pemahaman implementasi Pancasila yang mudah dipahami.

"Cara memberikan implementasi Pancasila yang lebih mudah, lebih bisa dipahami dengan cara-cara anak sekarang. Cara-cara milenial," kata Gatot di Universitas Unindra, Jakarta Timur, Minggu (25/8/2019).

Menurutnya pemahaman Pancasila jadi penting karena Pancasila bertentangan dengan intoleransi yang merupakan awal dari paham radikalisme lalu berujung ke terorisme.

Gatot menuturkan pemahaman Pancasila penting karena usia muda mahasiswa membuat mereka mudah terpengaruh, termasuk oleh kelompok terorisme.

Lokasi Pelayanan SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Senin (26/8/2019)

Ipda Erwin Terbakar Demo di Cianjur Meninggal, Derita Luka Bakar 64 Persen & Kekurangan Cairan Tubuh

"Bagaimana pemahaman tentang sila pertama, sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima dan implementasinya di dalam kehidupan sehari-hari. Itu yang harus dilakukan segera," ujarnya.

Dia mengapresiasi langkah sejumlah kampus di antaranya Unindra yang dalam materi perkuliahannya terdapat kajian implementasi Pancasila dan kebhinekaan.

Gatot menyebut tugas melawan kelompok radikalisme bukan hanya tanggung jawab aparat atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Kita berterima kasih kampus sudah berpikir jauh ke depan. Karena tantangan kita ke depan harus kita antisipasi," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved