DBL DKI Jakarta

Lolos ke Perempatfinal DBL DKI Jakarta North Region, Pelatih SMA Ipeka Sunter Soroti Kekurangan Tim

Herbert menilai kesuksesan anak asuhnya melaju ke babak perempatfinal tak lepas dari kerja keras yang sudah dijalani di latihan.

Lolos ke Perempatfinal DBL DKI Jakarta North Region, Pelatih SMA Ipeka Sunter Soroti Kekurangan Tim
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Para pemain SMA Ipeka Sunter tengah merayakan kemenangan setelah menaklukan SMAN 1 Jakarta di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Tim basket putra SMA Ipeka Sunter berhasil melangkah ke babak perempatfinal Honda DBL DKI Jakarta North Region 2019 setelah menaklukan SMAN 1 Jakarta di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Keberhasilan The Titans, julukan SMA Ipeka Sunter, melangkah ke babak selanjutnya disambut antusias oleh sang pelatih Herbert Wijaya.

Herbert menilai kesuksesan anak asuhnya melaju ke babak perempatfinal tak lepas dari kerja keras yang sudah dijalani di latihan.

Meski begitu, pelatih berpostur jangkung itu masih melihat kelemahan dalam penampilan anak asuhnya di lapangan.

Sifat egois dari setiap pemain menjadi catatan penting tim pelatih SMA Ipeka Sunter untuk memperbaiki hal tersebut.

"Saya rasa mereka masih beradaptasi dengan suasana DBL. Terutama menghadapi man to man, ego mereka masih terlalu tinggi," ujar Herbert kepada TribunJakarta, Senin (26/8/2019).

Duel Sengit Honda DBL DKI Jakarta North Region Hari ke-4: Ipeka Sunter Singkirkan Boedoet

Menurut Herbert, kepercayaan diri yang berlebihan dari setiap pemain membuat penampilan anak asuhnya tidak efektif di lapangan.

"Individual anak-anak disetiap latihan kita banyak memberikan fundamental dan finishing sehingga mereka over percaya diri dengan kemampuannya, jadi kerjasamanya tidak terjadi," papar Herbert.

Untuk membenahi hal tersebut, Herbert memberikan pengetahuan mengenai kerja sama yang baik antar pemain di lapangan.

"Saya tetap memberikan mereka gambaran tim mana baik itu tim antar sekolah di Jakarta, Indonesia, dan NBA. Bagaimana tim bisa kerja sama sehingga bisa menciptakan poin," kata Hernert Wijaya.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved