Tampil Ideal Dengan Suntikan Filler

Dokter Yessi mengatakan, Hyaluronic Acid ini juga terdapat dalam jaringan-jaringan tubuh manusia.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Tindakan filler oleh Dokter Anti Aging Yessi Astica Gunawan, di Genese Aesthetic Clinic di Pluit, Jakarta Utara, Jumat (30/8/2019) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, PLUIT - Tampil cantik, dan ideal merupakan dambaan bagi setiap kaum wanita. Prosedur filler, atau suntik filler kini banyak dikenal dalam dunia estetika.

Namun tahukah Anda apa manfaat dari filler sendiri? Dokter Anti Aging Yessi Astica Gunawan menjelaskan, bahwa filler sebenarnya baik digunakan untuk orang berusia 18 tahun, hingga usia lanjut.

Semua itu, bergantung dengan jenis kebutuhannya sendiri dari masing-masing orang.

"Kalau untuk membuat wajah menjadi proporsional, bisa dilakukan untuk usia 18 tahun, 20 tahun. Tapi kalau untuk penuaan, untuk usia lanjut juga bisa. Biasanya filler digunakan untuk mengatasi kriput, lalu wajah yang turun juga bisa diatasi," kata Dokter Yessi di Genese Aesthetic Clinic, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (30/8/2019).

Filler sendiri, dalam istilah medis merupakan bahan-bahan yang dimasukan langsung ke dalam kulit untuk mengisi kekosongan pada wajah, atau mencegah terjadinya penuaan.

Biasanya filler dimasukan dengan cara disuntik pada bagian yang membutuhkan. Menurut Dokter Yessi, sebelum kita memulai suntik filler penting bagi pasien untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang telah ahli dalam bidang ini.

"Jadi ini komposisinya beda-beda. Nanti dokter yang akan menentukan orang mau pakai (filler) yang mana tergantung analisa dari dokter. Ketebalan kulitnya gimana, truktur anatomi tulangnya gimana, jadi apakah dia butuhnya cairan filler yang lebih kental, atau lebih encer itu harus konsul dulu ke dokter," kata dia.

Tingkat kepekaan filler berbeda- beda. Cairan filler, terdiri dari beberapa kandungan.

Bisa dari lemak, atau Hyaluronic Acid yang baik untuk kesehatan kulit dan aman digunakan.

Dokter Yessi mengatakan, Hyaluronic Acid ini juga terdapat dalam jaringan-jaringan tubuh manusia.

Hanya saja, seiring bertambahnya usia  Hyaluronic Acid ini semakin berkurang. Hal ini lah yang kemudian memberi efek pada terjadinya keriputan, dan kerutan di kulit seseorang.

"Jadi Hyaluronic Acid adalah bahan yang aman dan sebenernya dapat ditemukan di kulit atau tubuh. Namun seiring dengan usia biasanya berkurang, sehingga jadi keriput kisut atau kendur. Jadi disinilah, kita menggantikannya dengan bahan Hyaluronic Acid dari luar," katanya.

Cairan filler sendiri ternyata ada beberapa jenis loh tribunners.

Salah satunya adalah cairan yang memiliki tekstur lebih kental dan encer.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved