Heboh Cerita KKN Desa Penari, Begini Manfaat Baca Kisah Horor Menurut Sains

Menurut para pakar, tidak ada salahnya Anda suka membaca KKN Desa Penari dan cerita- cerita horor lainnya.

Twitter/ @SimpleM81378523
Desa Penari 

TRIBUNJAKARTA.COM -- Sebuah kisah horor berjudul KKN Desa Penari yang dituturkan oleh akun @SimpleMan sedang menghipnotis jagat maya Indonesia.

Meski bikin mendiring, kisah tersebut jelas disukai oleh para netizen hingga dibagikan berulang-ulang, dan membuat mesin pencari Google dibanjiri oleh pertanyaan-pertanyaan, seperti "di mana desa penari".

Menurut para pakar, tidak ada salahnya Anda suka membaca KKN Desa Penari dan cerita- cerita horor lainnya.

Malah, kebiasaan ini sangat wajar dan bisa bermanfaat bagi Anda.

Mathias Clasen dari School of Communication and Culture, Aarhus University, Denmark yang juga penulis buku Why Horror Seduces dalam artikel ScienceNordic, 7 Januari 2018, menulis bahwa kesukaan kita terhadap cerita horor berasal dari sifat alamiah manusia.

"Hasil penelitianku menunjukkan bahwa manusia telah berevolusi untuk menemukan kesenangan dalam situasi yang memperbolehkan kita untuk mengalami emosi negatif dalam konteks yang aman," ujarnya.

Dia pun memberi contoh permainan petak umpet.

Menurut Clasen, petak umpet sebenarnya adalah simulasi interaksi predator dan mangsa yang mengajari anak-anak cara agar tidak menjadi mangsa dalam situasi yang sebetulnya aman.

"Mereka (anak-anak) menganggapnya (petak umpet) menyenangkan, dan rasa senang adalah cara evolusi untuk memotivasi kita terhadap perilaku adaptif," ujarnya.

Cerita horor pun demikian. Dengan membaca cerita horor, seperti KKN Desa Penari, kita belajar untuk bermain dengan emosi negatif yang timbul dari mekanisme perlindungan diri terhadap rasa takut, dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya.

Halaman
123
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved