Ibunda SBY Meninggal
Sahrudin Bangga Bisa Menggali Makam Ibunda SBY: Semalam Cari Lahan Dulu
Rasa bangga dirasakan Sahrudin (46), petugas makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Rasa bangga dirasakan Sahrudin (46), petugas makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
Pasalnya, ia menjadi salah satu dari enam orang petugas yang menggali makam ibunda Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah.

"Bangga banget. Seumur-umur belum pernah gali makam keluarganya presiden," ujar Sahrudin saat ditemui di Blok AA1 Blad 1 TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019).
"Senangnya lagi nanti bisa lihat Pak SBY langsung, sebelumnya kan cuma dari TV," tambah dia.
Ia mengatakan, proses penggalian makam Siti Habibah sudah dimulai sejak pukul 05.00.
Di waktu yang sama, tenda untuk keluarga SBY dan para pelayat lainnya juga dibangun.
"Kalau semalam itu cari lahan dulu, mana yang kira-kira cocok. Nggak sembarangan kan, kecuali untuk umum. Ini kan buat keluarga mantan presiden kita," jelas Sahrudin.
Siti Habibah mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Cibubur, Jumat (30/8/2019) pukul 19.23.
Jenazahnya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 14.00.
Makam Ibunda SBY di TPU Tanah Kusir Rampung Digali, Begini Kondisinya
Ibunda Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah, meninggal dunia.
Hari ini, Sabtu (31/8/2019), jenazahnya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Rencananya, jenazah akan dibawa dari rumah duka ke Cikeas setelah Dzuhur, dan tiba di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 14.00.
Pantauan TribunJakarta.com pukul 09.45, persiapan prosesi pemakaman sudah mulai dilakukan.