Kotak Amal di Musala Ini Sudah Tiga Kali Dibobol Maling, Pelaku Masih Berkeliaran

Bukan hanya karena pembobolan kotak amal pada dini hari itu, tapi juga karena musala itu sudah tiga kali dibobol maling

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Ketua RT, Hariyanto sedang menunjuk kotak amal yang baru saja dibobol maling di musala Nurus Shobah, Jalan Haji Biru RT 02 RW 02, kelurahan Pondok Aren, kecamatan Pondok Aren, Senin (2/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Warga sekitar musala Nurus Shobah, Jalan Haji Biru RT 02 RW 02, kelurahan Pondok Aren, kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), geger saat kotak amal musala itu dibobol maling pada Minggu (1/9/2019).

Bukan hanya karena pembobolan kotak amal pada dini hari itu, tapi juga karena musala itu sudah tiga kali dibobol maling.

"Sudah tiga kali dibobol," ujar Hariyanto, ketua RT setempat saat ditemui di musala itu, Senin (2/9/2019).

Hariyanto tidak mengingat kapan peristiwa pembobolan kotak amal itu sebelumnya, yang pertama dan kedua.

Namun seingatnya, kejadian kemalingan itu terjadi dalam tempo sekira tiga tahun belakangan.

"Sudah lama ya yang pertama kedua, cuma ini sudah tiga kali," ujarnya.

Saat ini, bagian atas kotak amal yang posisinya di bagian depan pintu musala itu sudah ditutup kerangka besi dan dikunci menggunakan gembok besi.

Hariyanto mengatakan penguncian itu dilakukan semenjak pencurian pertama.

"Jadi pertama itu dibobol dari atas. Ke dua dari samping. Yang terakhir kemarin dari bawah kotak," ujarnya.

Pemkot Jakarta Selatan Tertibkan Kabel Semrawut di Mampang Prapatan

Sampaikan Terima Kasih ke Masyarakat Indonesia, Pencari Suaka Bagikan Mawar di Pengungsian

Selain digembok, bagian depan musala juga dipasang closed circuit television (CCTV).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, pembobolan kotak amal yang yerakhir itu terekam CCTV.

Namun setelah dilaporkan ke polisi, sampai saat ini, identitas pelaku belum diketahui.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono Adipradono, belum memberikan banyak keterangan.

"Masih dilidik," terang Muharram singkat saat dihubungi terkait dengan pembobolan koyak amal itu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved