Sambil Kibarkan Bendera, Driver Gojek Nyanyi dan Joget Bareng di Depan Kedubes Malaysia

"Kami driver Gojek Indonesia menuntut Shamsubahrin Ismail Indonesia meminta maaf atas ucapan dan sikapnya," kata Koordinator unjuk rasa, Billy Kurniaw

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Para driver Gojek berjoget di depan Kedubes Malaysia, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Massa driver Gojek masih terus berunjuk rasa di depan gedung Kedubes Malaysia, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).

Pantauan TribunJakarta.com pada pukul 13.15, jumlah massa yang berkumpul di depan Kedubes Malaysia terus bertambah.

Sambil mengibarkan bendera Merah-Putih dan komunitas, mereka menari dan bernyayi bersama.

Para pendemo tampak bersemangat ketika lagu "Bendera" dari band Cokelat diputar. Begitu pun ketika lagu dari Iwan Fals berjudul "Bongkar".

Unjuk rasa ini merupakan bentuk kekecewaan para pengemudi Gojek atas pernyataan pengusaha taksi asal Malaysia Shamsuahrin Ismail.

Penuturan Tetangga Soal Sosok Dedi Hidayat Seorang Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Detik-detik Rampok Lucuti Pakaian Karyawati Minimarket, 4 Bulan Kemudian Tewas Ditembak

"Kami driver Gojek Indonesia menuntut Shamsubahrin Ismail Indonesia meminta maaf atas ucapan dan sikapnya," kata Koordinator unjuk rasa, Billy Kurniawan.

Permintaan maaf tersebut, sambungnya, harus ditujukan kepada mitra Gojek dan masyarakat Indonesia.

Sampai saat ini, para pendemo masih berkumpul di depan Kedubes Malaysia. Puluhan petugas Kepolisian pun berjaga di depan gerbang kedubes.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved