Wali Kota Sebut Pedagang Nasi Kapau di Trotoar Kramat Raya Senen Langgar Aturan

Lahan para pedagang nasi kapau di kawasan Senen, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat rencananya bakal dibongkar untuk perluasan trotoar jalan.

Wali Kota Sebut Pedagang Nasi Kapau di Trotoar Kramat Raya Senen Langgar Aturan
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Beberapa orang tampak lahap menyantap nasi kapau yang mereka pesan dari sebuah warung makan nasi kapau di Sentra Makanan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Wartawan TribubJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Lahan para pedagang nasi kapau di kawasan Senen, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat rencananya bakal dibongkar untuk perluasan trotoar jalan.

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, mengatakan para pedagang nasi kapau tersebut melanggar aturan berjualan di atas trotoar.

Karenanya, kata Bayu, mereka akan direlokasikan ke tempat lain untuk waktu sekitar satu bulan lebih.

"Iya, trotoar yang dijadikan lahan dagang penjual nasi kapau ini melanggar aturan sebenarnya. Maka itu, nanti akan kami relokasi selama satu bulan setengah," kata Bayu, di kawasan Jalan Rawasari Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Nantinya, kata Bayu, para pedagang nasi kapau akan direlokasi ke lahan milik kementerian PUPR, di kawasan Jakarta.

"Iya, kami akan ada pembangunan dan nanti akan direlokasi ke lahan milik Kementerian PUPR. Konsep bangunannya dibangun pihak Dinas Bina Marga nanti," tuturnya.

Sekali lagi, Bayu menegaskan bahwa trotoar yang dijadikan lahan berjualan para pedagang nasi kapau ini sebaiknya dipergunakan untuk pejalan kaki.

"Tetap, itu ruang untuk pejalan kaki. Namanya, multi ya seperti itu," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved