Buntut Ambulans Tolak Jenazah, Pemerintahan Tangerang Surati Pemerintahan Pusat Soal Pelayanan 112
Pemerintahan Kota Tangerang telah melayangkan surat ke pemerintahan pusat soal jeleknya kualitas pelayanan call center 112.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kasus yang sempat viral paman mengendong jenazah ponakannya yang ditolak ambulans di Tangerang masih terus berlanjut sampai sekarang.
Sebab, awal mula sang paman yang bernama Supriyadi itu tidak mendapatkan respon dari call center 112 untuk meminta mobil jenazah.
Bahkan pada panggilan ketiganya, kualitas sambungan telefon tidak jelas dan terputus-putus.
Menurut Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, Pemerintahan Kota Tangerang telah melayangkan surat ke pemerintahan pusat soal jeleknya kualitas pelayanan call center 112.
• Buntut Polemik Ambulans Tolak Bawa Jenazah, PMI Kota Tangerang Diperiksa
"Pak Wali Kota sudah menyampaikan surat ke tingkat pusat agar terkoneksi betul tidak ada hambatan-hambatan. intinya kita perbaiki betul layanan-layanan di sini," ujar Sachrudin, Rabu (4/9/2019).
Terkait pemeriksaan oleh Inspektorat Tangerang untuk Dinas Kesehatan dan Puskesmas Cikokol, Sachrudin belum bisa berkomentar banyak.
Lantaran saat ini Inspektorat masih belum dalam proses pemeriksaan.
"Sudah dilakukan tapi kita belum tahu, saya belum secara jelas tahu. Untuk masalah jaringan itu bukan lemah di kitanya memang dijaringannya saja," kata Sachrudin.