Disaksikan Tersangka, Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Puluhan Kilogram dan Ribuan Butir Narkoba

Pemusnahan turut disaksikan Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M. Zen, perwakilan Kodim 05/03 JB, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Disaksikan Tersangka, Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Puluhan Kilogram dan Ribuan Butir Narkoba
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Barang bukti narkotika dimasukan ke dalam mesin incinerator untuk dimusnahkan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  PALMERAH - Kepulan asap hitam membumbung tinggi dari mobil incinerator milik Badan Narkotika Nasional (BNN) di halaman Marka Polres Metro Jakarta Barat.

Mesin itu tengah memusnahkan puluhan kilogram dan ribuan butir narkoba hasil tangkapan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Pemusnahan turut disaksikan Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M. Zen, perwakilan Kodim 05/03 JB, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz mengatakan barang bukti tersebut didapat dari 18 tersangka yang telah diamankan, dimana satu diantaranya merupakan seorang wanita.

Barang bukti narkotika dimasukan ke dalam mesin incenerator untuk dimusnahkan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/9/2019).
Barang bukti narkotika dimasukan ke dalam mesin incenerator untuk dimusnahkan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Para tersangka itu pun melihat langsung bagaimana barang haram yang rencananya mereka edarkan, satu per saru dimasukan ke dalam mesin incinerator untuk dimusnahkan.

"Barang bukti ini hasil penangkapan dari Polres Jakarta Barat selama 2 bulan terakhir. Ada barang bukti 30 kilogram sabu yang pernah kami tangkap di Riau, ekstasi di Jakarta Barat serta ganja jaringan kampus," kata Erick di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/9/2019).

Erick memaparkan total barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 32,9 kilogram sabu, 12,9 gram ganja dan 44 ribu ekstasi.

"Atas pengungkapan ini kami minimal telah menyelamatkan 250.443 jiwa dari bahaya narkotika," kata Erick.

Untuk para pengedar, Erick menyebut mereka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved