Anjingnya Terkam ART hingga Tewas, Bima Aryo Kerap Bagikan Momen Kedekatan dengan Sparta & Anubis

Momen kedekatan Bima Aryo dan 2 anjing jenis Milanois Belgianya, Sparta dan Anubis.

Anjingnya Terkam ART hingga Tewas, Bima Aryo Kerap Bagikan Momen Kedekatan dengan Sparta & Anubis
Instagram @anubisthebelgianmalinois
Bima Aryo 

its.sell05: ucul bgt parahhh

elsisianipar: gemes banget deh liat Nubi

Selain foto dan video di atas, masih banyak lagi momen kedekatan yang diunggah Bima Aryo.

Saat ini, Sparta dan Anubis sedang menjalani observasi Balai Kesehatan Hewan Ragunan, Jakarta Selatan sejak Selasa (3/9/2019) hingga Jumat (13/9/2019).

Presenter televisi Bima Aryo angkat bicara soal tragedi yang terjadi di rumahnya itu.

Dikonfirmasi terkait hal ini Bima mengaku terpukul atas kejadian ini.

"Karena ini buat kami ini juga it's so tragedy. Ini kejadian sehari sebelum nikah selama pernikahan

juga persiapan capek banget. Maaf banget, maaf banget," ujar Bima ketika dihubungi Kompas.com, Selasa ( 3/9/2019).

Ia mengatakan, kejadian ini terjadi sehari sebelum Bima melangsungkan pernikahan.

Setelah menikah, Bima dan istri melangsungkan honeymoon.

Ia baru sampai Jakarta hari ini.

Proses evakuasi ketiga anjing milik Bima Aryo saat dibawa jajaran Sudin KPKP Jakarta Timur, Selasa (3/9/2019).
Proses evakuasi ketiga anjing milik Bima Aryo saat dibawa jajaran Sudin KPKP Jakarta Timur, Selasa (3/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Yang pasti saya sendiri tidak tahu menahu kejadian itu seperti apa," kata dia.

Meski demikian, ia bisa memastikan bahwa Sparta yang menyerang korban hingga tewas.

Pasalnya, di rumah itu Bima mempunyai dua ekor anjing berjenis belgian malinois yaitu Sparta dan Anubis.

"Yang kedua kita enggak tahu dari dua anjing itu siapa yang menggigit. Belum tentu Sparta karena

itu malam hari. Ada bibi di situ, dia pun enggak tahu yang mana," sebut dia.

Wali Kota Jakarta Selatan Usulkan Penambahan Jalur Sepeda Baru

Ia mengatakan, saat ini kedua anjingnya tengah diobservasi untuk mengetahui secara pasti penyebab serangan tersebut.

Mengenai korban, Bima mengatakan sudah ada mediasi dengan keluarga Yayan.

"Yang saya bisa kasih tahu adalah bahwa keluarga korban sudah datang sudah mediasi sama

mereka sudah mendapat jalan terbaik. Dan jenazah pun sudah dibawa pulang," lanjutnya.

Pemkot Jakarta Pusat Berikan 225 Kartu Penyandang Disabilitas di RPTRA Pandawa: Isinya Rp 300 Ribu

Sebelumnya, Yayan (35) tewas usai diduga diterkam oleh seekor anjing berjenis Milanois Belgia, di

rumah majikannya, Jalan Langgar RT 04, RW 04, No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019).

Korban mengalami luka cakar dan gigitan pada bagian leher, dada, payudara serta punggung.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati namun meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Adapun tiga anjing milik Bima dibawa oleh Petugas Sudin KPKP Jakarta Timur.

Ketiga anjing itu yakni, dua ekor berjenis Milanois Belgia dan satu ekor jenis Pudel.

Namun anjing yang berjenis Pudel sudah dikembalikkan ke Bima.

 

Sebelum Gigit ART hingga Tewas, Anjing Bima Aryo Sudah Berencana Dipindahkan: Sahabat Ungkap Alasan

Hal itu diungkapkan oleh sahabat Bima Aryo, Haikal yang juga mengenal beberapa anjing peliharaan sahabatnya itu.

Rencananya Sparta akan dipindahkan selepas Bima Aryo menikah pada Minggu (1/9/2019).

Namun belum terealisasikan, Sparta lebih dulu menyerang Yayan pada Jumat (30/8/2019) hingga tewas.

"Dia sebelum ada kejadian ini pun Bima sudah rencana mau pindahin ini (anjing) semua. Dia emang sudah plan (rencana) tempat untuk anjingnya," kata Haikal di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (3/9/2019)

Haikal mengungkap alasan Bima Aryo memindahkan anjing-anjingnya itu.

Dikenal Agresif, Anjing Sparta hanya Diberi Makan oleh Bima Aryo Selama Observasi Rabies

Ia menuturkan alasannya tak lepas dari rumah tangga yang segera dibangun dan keyakinan Bima Aryo sebagai seorang muslim.

"Bagaimana pun Bima seorang muslim, dia tahu dan dia memang pelan-pelan akan kendaliin itu (pelihara anjing) setelah dia nikah. Tapi kejadian ini (Yayan tewas) pas dia nikah, ini juga jadi ujian buat dia," ujarnya.

Sebagai pemilik Sparta yang menerkam Yayan, Haikal menuturkan Bima merasa bersalah dan tak sepenuhnya dapat berbahagia walau baru menikah.

Follow juga;

Haikal menyebut Bima mendapat banyak pelajaran dari musibah yang menimpa Yayan dan permintaan warga RT 04 yang menolak keberadaan seluruh anjingnya.

Protes warga yang membuat tiga anjing Bima dievakuasi jajaran Sudin KPKP Jakarta Timur siang tadi dinilai Haikal jadi pelajaran bagi pecinta anjing dalam menghadapi tetangga.

"Kedepannya mungkin akan lebih hati-hati lagi, dan dia bakal pindahin anjingnya. Dia pasti akan lebih aware (peduli) sama lingkungan, akan lebih lagi. Dia enggak akan lagi bikin anjing bisa berinteraksi dengan orang," tuturnya.

Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved