Balai Diklat Industri Jakarta Jamin Peserta Pelatihannya Langsung Dapat Kerja
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Joni Afrizon mengatakan 300 peserta dipastikan segera bekerja karena memiliki sertifikat uji kompetensi
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Sebanyak 300 peserta pelatihan operator mesin industri garmen di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, Kemenperin hari ini dinyatakan lulus setelah melewati masa pelatihan selama 20 hari.
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Joni Afrizon mengatakan 300 peserta dipastikan segera bekerja karena memiliki sertifikat uji kompetensi atas kemampuannya.
"Itu jaminan untuk bekerja. Gak cuma jaminan kualitas yang ditentukan oleh indsutri tapi juga jaminan penempatan kerja," kata Joni di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (6/9/2019).
Dia menjamin seluruh peserta dari berbagai daerah dapat langsung bekerja karena sebelum pelatihan dibuka sudah menerima permintaan dari perusahaan.
Setiap tahunnya, Joni menuturkan puluhan perusahaan besar di bidang garmen yang sudah membuat nota kesepakatan memang meminta suplai kepada BDI.
• Ondel-ondel yang Mempekerjakan Anak Dilarang Beroperasi di Kota Depok
"Perusahaan yang sudah bekerja sama dengan BDI Jakarta saja ada 99 perusahaan. Artinya semua beres pelatihan sudah disalurkan, hari ini ada 300," ujarnya.
Tahun depan, Joni menyebut BDI Jakarta menargetkan dapat menggembleng 100 ribu peserta rentan usia 18-30 tahun guna menekan angka pengangguran.
Selain industri garmen, BDI Jakarta yang berkantor di Pasar Rebo, Jakarta Timur menargetkan dapat melatih tenaga kerja di bidang otomotif.
"Tujuannya daya saing industri. Agar mereka berkompeten karena sudah mengikuti sertifikat kompetensi," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/peserta-pelatihan-operator.jpg)