Ondel-ondel yang Mempekerjakan Anak Dilarang Beroperasi di Kota Depok

Namun, ia tidak ingin ada anak yang meminta-minta di jalan dengan membawa ondel-ondel.

Ondel-ondel yang Mempekerjakan Anak Dilarang Beroperasi di Kota Depok
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Anak-anak Pembawa Ondel-ondel di Jagakarsa pada Jumat (8/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK – Beredar surat edaran dari Wali Kota Depok Mohammad Idris, yang berisi pelarangan ondel-ondel yang mempekerjakan anak-anak dibawah umur.

Dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut, Idris mengatakan ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi dirinya mengeluarkan surat edaran tersebut.

Sejumlah faktor tersebut diantaranya adalah memacu pada Undang-Undang tidak boleh mempekerjakan anak dibawah umur, mengganggu tata tertib berlalu lintas, hingga aspirasi para budayawan bahwa pengamen ondel-ondel  merusak budaya, slantaran ondel-ondel merupakan  simbol dari budaya Betawi.

"Atas dasar undang-undang memperkerjaan anak di bawah umur. Ini ada oknum (warga) dari luar Depok yang memperkerjaan anak di bawah umur dengan cara mengamen ondel-ondel di jalanan," ujar Idris di Kantor Wali Kota Depok, Pancoran Mas, Jumat (6/9/2019).

Polisi Musnahkan Bermacam Jenis Narkoba Mulai dari Heroin Hingga 7 Kilogram Ganja

Idris mengatakan, menurutnya pribadi ondel-ondel yang dijadikan untuk mencari nafkah dengan cara mengamen tidak menjadi masalah. Namun, ia tidak ingin ada anak yang meminta-minta di jalan dengan membawa ondel-ondel.

"Itu sepertinya pemandangan tak enak, kan beda pandangan seorang seniman," kata Idris.

Terakhir, Idris menuturkan bahwa larangan tersebut juga untuk mewujudkan Depok sebagai kota yang layak anak.

“Dalam rangka mendukung program Depok Kota layak anak dan upaya menghindari bentuk-bentuk pekerjaan terburuk yang salah satunya adalah ondel-ondel keliling yang dimainkan oleh anak-anak,” pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved