Breaking News:

Kerusuhan Laga Kontra Malaysia, Simon McMenemy: Kita Tak Bisa Kontrol Suporter

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Kamis (5/9/2019) malam.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana saat aparat kepolisian mengimbau sejumlah suporter untuk tertib, di area pintu 2 GBK, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019). 

Pertimbangan petugas keamanan yakni situasi dan kondisi di luar area SUGBK masih dipenuhi oleh para suporter Indonesia.

Dipermalukan Malaysia 2-3, Suporter Indonesia Salahkan PSSI

Suasana saat aparat kepolisian mengimbau sejumlah suporter untuk tertib, di area pintu 2 GBK, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019).
Suasana saat aparat kepolisian mengimbau sejumlah suporter untuk tertib, di area pintu 2 GBK, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019) malam.

Dua gol Indonesia diciptakan Alberto Goncalves menit ke-12' dan 39'. Sedangkan, tiga gol balasan Malaysia diciptakan Mohamadou Sumareh menit ke-37', 90+7', dan Syafiq Ahmad menit ke-66'.

Kekalahan Timnas Indonesia di kandang sendiri membuat para suporter Indonesia kecewa dengan penampilan Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.

Eko Supriyono, pendukung asal Pondok Kacang, Tangerang, tak bisa menyembunyikan kesedihannya pasca dikalahkan Timnas Malaysia.

Menurutnya, kekalahan skuat Garuda tak lepas dari pengaruh besar dari buruknya kepengurusan di Federasi sepak bola Indonesia, PSSI.

"Jujur kalau dibilang kecewa pasti kecewa bangat. Kekalahan ini bisa menjadi teguran keras buat PSSI, dari dulu kita memang selalu bermasalah dari manajemen PSSI," ucap Eko kepada TribunJakarta, Kamis (5/9/2019).

"Malam ini jujur saya kecewa dari segala aspek, kekalahan pemain, oknum suporter yang bisa merugikan kita ke depannya," tambahnya.

Lebih lanjut, Eko mengatakan seharusnya suporter Indonesia bisa lebih dewasa memberikan contoh kepada suporter tim lawan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved