Lapak Dibongkar, Pedagang Nasi Kapau Senin Libur

Menurut warga sekitar, para pedagang Nasi Kapau kini belum berjualan pascapembongkaran tersebut.

Lapak Dibongkar, Pedagang Nasi Kapau Senin Libur
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Lapak pedagang Nasi Kapau di kawasan Senen, Jakarta Pusat sudah dibongkar, Selasa (10/9/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Lapak pedagang Nasi Kapau yang teletak di kawasan Senen Jakarta Pusat, telah dibongkar. Puing-puing reruntuhan tembok, dan tiang bekas bangunan lapak tampak sudah berserakan tepat di atas trotoar, Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat tersebut.

"Sudah dibongkar. Kemungkinan pedagang Nasi Kapau yang biasa jualan di trotoar ini akan lama pindahnya. Katanya sekitar dua bulan," kata Rizal, salah satu warga di sekitar Jalan Kramat Raya, Senen Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).

Pemprov DKI Jakarta, telah melakukan proyek pelebaran trotoar di sejumlah jalan Ibu Kota, salah satunya adalah Jalan Kramat Raya. Lokasi ini lah yang menjadi tempat bagi para pedagang Nasi Kapau kemudian menjajakan dagangannya.

Menurut warga sekitar, para pedagang Nasi Kapau kini belum berjualan pascapembongkaran tersebut.

Sebab, setelah mengalami pembongkaran para pedagang hingga kini masih menunggu kepastian mengenai lokasi relokasi saat pembangunan trotoar dilakukan.

"Belum dapat tempat, jadi masih pada libur. Mungkin antara besok atau lusa ada titik terang lokasi relokasinya dimana. Tapi sepertinya gak jauh, mungkin di belakangnya," kata warga lainnya.

Setelah Dua Bulan

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan bahwa trotoar yang kini menjadi lahan para pedagang Nasi Kapau bisa kembali dimanfaatkan setelah dilakukan pelebaran, tepatnya dua bulan kemudian.

Dia menyebut, para pedagang nasi kapau masih dapat berdagang di atas trotoar nantinya asalkan lahan pejalan kaki lebih luas.

"Iya, mungkin trotar kita mmanfaatkan lagi. Kan, itu delapan (8) meter dan dua (2) meternya untuk berdagang," kata Irwandi dilansir dari pemberitaan TribunJakarta.com sebelumnya.

Warga Keluhkan Bau Pesing dan Macet, Pangkalan Liar Mikrolet di Taman Meruya Ilir Dipindahkan

Uang Rp 1,8 Miliar Milik Pemprov Sumatera Utara Raib di Dalam Mobil, Ini Tanggapan Gubernur Edy

DPRD Usulkan Posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta Dijabat Lebih dari 1 Orang

"Kemaren pendapat gubernur DKI, pedagang boleh berjualan, asal lahan pejalan kaki lebih luas," bebernya.

Meski begitu, Irwandi tak mau begitu saja memberi izin kepada para pedagang secara blak-blakan.

Katanya, ia bakal mengirim surat kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ihwal perizinan para pedagang nasi kapau yang ingin berjualan di tempat semula.

"Kalau jadi, kami kirim surat ke gubernur. Kalau tidak bisa, berarti cari lahan lagi," kata dia.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved