Rawan Terjadi Kebakaran, Personel Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta Simulasi Bencana

PT Angkasa Pura II menggelar simulasi dan pelatihan penanggulangan bencana kebakaran di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Balakar dan PT. Angkasa Pura II menggelar simulasi dan pelatihan penanggulangan bencana di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II menggelar simulasi dan pelatihan penanggulangan bencana kebakaran di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Pelatihan tersebut ditujukan kepada seluruh pihak terkait yang menjadi relawan di gedung Terminal Kargo dalam mencegah dan penanggulangan bahaya kebakaran.

Seperti diketahui bersama, musibah terjadinya kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja.

Hasil dari digelarnya pelatihan kepada para relawan ini dapat memberikan pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangannya.

Sehingga dapat meminimalisir resiko kebakaran, kerugian materi atau pun korban jiwa.

Kabid Keamanan Penerbangan Otoritas Bandara Wilayah I Utama Bandara Soekarno-Hatta, Gandoz mengatakan, latihan tersebut sudah dipersiapkan matang-matang sejak bulan Mei 2019.

"Jadi dibahas sedemikian rupa dan tentunya ini kita lihat SOP sampai dapat suatu hal yang baik dan rekan-rekan Balakar sendiri yang ikut menunjukan apa yang tadi dari awal sampai proses selesai semua baik terlaksana," ujar Gandoz, Selasa (10/9/2019).

Dari pantauan TribunJakarta.com di PT. FAS Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, simulasi penanggulangan kebakaran dilakukan secara serius.

Bahkan sekilas sepert terjadi bencana kebakaran sungguhan.

Para pegawai berhamburan berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri hingga terjatuh-jatuh.

Sesekali para aktor juga berusaha kembali ke dalam ruangan untuk mengambil harta bendanya yang masih di dalam gedung yang sudah terbakar.

Namun, usahanya dihadang petugas Balakar (Badan relawan kebakaran) karena tindakan tersebut sangat berbahaya dan mengancam nyawa.

Bahkan ada asap yang keluar dari gedung seakan-akan beneran terjadi kebakaran.

Indra Gunawan selaku Senior Manager of Airside Operation & ARFF Bandara Soekarno-Hatta mengatakan, Balakar diciptakan sebagai tim cepat tanggap untuk menanggulangi bencana di sekitar bandara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved