Selasa Pagi, 202 Pengemudi Ditilang karena Langgar Ganjil Genap

Sutimin menyebut banyaknya jumlah pelanggaran di Jalan Ahmad Yani arah Pramuka karena banyaknya jumlah perkantoran

Selasa Pagi, 202 Pengemudi Ditilang karena Langgar Ganjil Genap
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Personel Satlantas Polres Metro Jakarta Timur saat menindak pengendara mobil yang melanggar ganjil genap di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jumlah pengemudi mobil yang ditilang karena melanggar perluasan ganjil genap (Gage) di wilayah Jakarta Timur pada hari kedua pagi ini berkurang bila dibanding Senin (9/9/2019).

Bila pada pagi hari pertama perluasan Gage 297 pengemudi ditilang, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sutimin mengatakan jumlah penindakan pagi tadi susut jadi 202.

"Operasi dari pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB tercatat ada 202 kendaraan yang kami lakukan penilangan karena pelanggaran ganjil genap," kata Sutimin saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2019).

Jumlah tersebut dari hasil pemantauan dan penindakan di Jalan DI Panjaitan simpang Pasar Gembrong, DI Panjaitan arah Cawang, Utan Kayu arah Matraman.

Jalan Ahmad Yani depan bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur di Pulomas, Jalan H. Ten depan Pramuka dan Jalan Ahmad Yani arah Pramuka.

"Pelanggaran paling banyak di Jalan Ahmad Yani arah Pramuka, ada 56 pengemudi yang ditilang," ujarnya.

Dinkes Depok Sebut Obat Kedaluwarsa yang Dikonsumsi Pasien dari Puskesmas Tak Memiliki Efek Samping

MRT Jakarta Belum Rasakan Dampak Penerapan Ganjil Genap

Sutimin menyebut banyaknya jumlah pelanggaran di Jalan Ahmad Yani arah Pramuka karena banyaknya jumlah perkantoran.

Namun dia berharap jumlah pelanggar perluasan Gage berkurang seiring waktu dan upaya sosialisasi yang sudah dilakukan selama satu bulan sebelumnya.

"Kenapa banyak di sana? Karena cukup daerah tersebut juga banyak pusat perkantoran. Ada juga masyarakat yang hendak mengarah ke daerah Salemba," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved