Breaking News:

Pembunuh Wanita yang Ditemukan Setengah Telanjang di Kafe: Sempat Salurkan Hasrat Lalu Minum Kopi

Ayub pelaku pembunuh Nisa'a yang jasadnya telanjang di bagian bawah sempat minum kopi di warkop. Alasannya membunuh karena perhiasan.

surya/sugiyono/istimewa
Pengakuan Sholahudin Alayubi Usai membunuh Hadryil Choirun Nisa'a (25), pemilik Kafe Penjara Gresik. 

Barang bukti yang disita diantaranya, kandang kucing, cangkul, perhiasan dan motor milik korban.

Barang bukti tersebut rencananya akan dikubur di dalam area kafe menggunakan cangkul.

"Sekarang masih didalami motif pembunuhannya," kata Wahyu, alumnus Akpol 1998.

"Korban digeletakan di pos penjagaan samping pintu gerbang dalam karung sak sambil dibubuhi serbuk kopi. Kemudian akan dikubur di area kafe itu, tapi terburu tertangkap," imbuhnya.

Korban Hadryil Choirun Nisaa semasa hidupnya (kiri) dan jasadnya di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik, Rabu (11/9/2019).
Korban Hadryil Choirun Nisaa semasa hidupnya (kiri) dan jasadnya di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik, Rabu (11/9/2019). (surya.co.id/istimewa/sugiyono)

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming PSM Makassar Vs PSIS Semarang, Sama-sama Butuh Poin

Ibu Korban Tak Mengira

Sebelum kejadian, korban sempat pamit kepada keluarganya sekitar pukul 18.30 wib.

Ia hendak menemui rekan usahanya di Kafe Penjara.

"Anaknya masih pakai seragam kerja. Habis Magrib keluar rumah untuk menemui teman usahanya," ujar sang ibunda saat menunggui jenazah putrinya di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019).

Nyatanya, sampai malam hari, korban Hadryil Choirun Nisa'a tak kunjung pulang.

Sang ibunda yang menghubunginya via pesan WhatsApp hanya terkirim, tak terbaca.

Setelah upaya komunikasi via WhatsApp tak kunjung berhasil, ibunda korban meminta bantuan adik korban untuk mencarinya.

Namun, pencarian itu pun tak membuahkan hasil.

Awalnya, sang ibu mengira Nisa tewas karena kecelakaan. 

Dugaan itu muncul setelah Rabu (11/9/2019) dini hari sekitar pukul 00.30 wib, ia dijemput Pak Lurah untuk diajak ke RSUD Ibnu Sinda Gresik.

"Awal infonya, anak saya kecelakaan," imbuhnya.

Kisah Nuridin: 31 Tahun Jadi Ojek Sepeda di Kota Tua, Pernah Dihipnotis hingga Ditabrak Mobil

Betapa kagetnya ibu korban, saat mendapati kenyataan justru tubuh putrinya tergolek tak bernyawa di kamar jenazah.

Lebih kaget lagi saat ia mengetahui sang putri ternyata menjadi korban pembunuhan.

"Kok tega sekali pelakunya," ujarnya sembari menatap kain yang menutupi wajah putrinya.

Ibu korban juga mengaku tidak punya firasat apa-apa, anaknya akan tewas ditangan teman sendiri.

"Saya juga tidak punya firasat apa-apa. Baru firasat tidak enak itu ketika saya WA (WhatsApp) hanya centang, biasanya cepat dibales," imbuhnya.

Ibunda Nisa juga mengaku dengan pelaku pembunuhan SA.

"Pelaku juga teman bermain sejak kecil," katanya sedih. (*)

Penulis: Suharno
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved