Anjing Bima Aryo Dinyatakan Negatif Rabies

Sparta dan Anubis, lanjut dia, sebetulnya bisa dikembalikan kepada Bima Aryo selaku pemilik.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kepala UPT Puskeswan Ragunan, dr Renova Ida Siahaan (kedua dari kanan), Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Budi Setianta (kanan), dan Bima Aryo (kedua dari kiri) saat konferensi pers di Puskeswan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Kedua anjing milik presenter Bima Aryo dinyatakan negatif rabies.

Hal itu diketahui setelah Sparta dan Anubis selesai menjalani observasi di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Sejak masuk ruang observasi tanggal 3 September 2019, kami melakukan pengamatan. Hasilnya, sampai hari ini tidak menunjukkan gejala rabies," kata Kepala UPT Puskeswan Ragunan, dr Renova Ida Siahaan, Jumat (13/9/2019).

Anak Elvy Sukesih Dikenal Kerap Berhutang Rokok di Sejumlah Warung

Sparta dan Anubis, lanjut dia, sebetulnya bisa dikembalikan kepada Bima Aryo selaku pemilik.

"Tapi karena ini ada di bawah penanganan Polsek Cipayung, kita kembalikan ke Polsek Cipayung," jelas dia.

Bima Aryo speechless

Presenter Bima Aryo mengaku sudah mencoba membuat video klarifikasi terkait kasus salah satu anjingnya yang menyerang asisten rumah tangga (ART) bernama Yayan hingga tewas.

Peristiwa penyerangan anjing milik Bima kepada Yayan terjadi pada 30 Agustus 2019.

Empat hari berselang, Bima mengatakan sudah berusaha membuat video klarifikasi.

"Gue nggak bisa ngomong dan gue hanya menangis, sedih mengingat musibah ini," kata Bima saat ditemui di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ragunan, Pasar Minggu, Rabu (11/9/2019).

Profil Lili Pintauli Siregar: Satu-satunya Perempuan di Pimpinan KPK, Kekayaannya Rp 700 Juta

Selain itu, Bima mengungkapkan, belum dibuatnya video klarifikasi adalah karena ia mengutamakan keluarga korban.

"Yang gue utamakan, gimana caranya gue menyayangi keluarga korban. Dari hari pertama keluarga korban sudah sangat luar biasa. Kita duduk bareng, kita nangis, kita main kesana," ujarnya.

Ia mengaku bukan cuma dirinya yang bersedih atas kematian Yayan, melainkan juga keluarganya.

"Keluarga gue pun selalu sayang sama pekerja di rumah, terutama nyokap gue. Makanya nyokap gue sangat terpukul," tutur Bima.

Kedatangan Bima ke Puskeswan Ragunan bukan cuma melihat kondisi Sparta dan Anubis.

Namun, ia juga bertugas untuk memberi makan kepada hewan peliharaannya tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved