Kasus yang Menimpa Keluarga Elvy Sukaesih, dari Penganiayaan Hingga Narkoba
Kasus yang melanda keluarga mantan ratu dangdut Elvy Sukaesih mulai dari penganiayaan hingga narkoba.
Penulis: Suharno | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM - Keluarga penyanyi dangdut Elvy Sukaesih kini menjadi sorotan setelah anak sulungnya, Haedar mencoba melakukan penganiayaan.
Mantan ratu dangdut di era tahun 70 hingga 80-an ini memiliki enam orang anak.
Selain Haedar sebagai anak paling tua, juga ada Dhawiya Zaida yang merupakan anak bungsu penyanyi berusia 68 tahun itu.
Anak sulung dan anak bungsu penyanyi bernama asli Else Sukaesih ini sempat membuat warga gempar dengan kasus yang mereka alami.
Yang terbaru, anak sulung Elvy Sukaesih Haedar hendak melakukan penganiayaan di kediamannya di Jalan Usaha, Kelurahan Cawang Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur.
• Setelah Muncul Video Vina Garut, Kini Muncul Video Mesum Sumedang
Bukan Pertama Kalinya
Kejadian anak Elvy Sukaesih mengamuk berawal dari sang anak yakni Haidar meminta asisten rumah tangganya (ART) untuk utang rokok ke warung Junaidi (48), Kamis (12/9/2019) malam.
Namun, permintaan utang rokok itu ditolak oleh Junaidi dan sang ART kemudian menyampaikannya ke Haedar.
Penolakan tersebut membuat Haidar kalap lalu mendatangi Junaidi dengan membawa sebilah pedang.
Tak hanya berusaha menyerang Junaidi, Haedar juga merusak warung, pagar rumah warga, pot bunga, dan barang lainnya.
"Korban dan pelaku masih bertetangga. Adapun Pelaku melakukan perbuatannya dengan cara mengamuk dan merusak warung dan pintu pagar rumah," ujarnya.
Beberapa saat usai Haidar mengamuk, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati Iptu Dicky dan anggota Jatanras Ditkrimsus Polda Metro Jaya tiba di lokasi.
Junaidi (48), pemilik warung mengatakan bukan pertama kali jadi korban penyerangan Haidar yang merupakan anak pedangdut Elvy Sukaesih.
Junaidi mengatakan Haedar sudah beberapa kali mengusir pembeli yang nongkrong di warung kelontongnya, termasuk anak sekolah dan mahasiswa.
"Anak-anak SMA kadang nongkrong di warung saya, pernah waktu anak sekolah nongkrong disuruh bubar sama pelaku. Jadi sering bikin ulah di sekitar sini," kata Junaidi, Jumat (13/9/2019).
Meski tak mengingat waktu setiap Haedar berulah, Junaidi menuturkan pelaku setidaknya sudah tiga kali mengancam kelangsungan bisnisnya.
Yang teranyar pada Kamis (12/9/2019) pukul 19.30 WIB saat Haedar melontarkan makian bernada sara, mengklaim status tanah, dan mengancam membakar warungnya.
"Ini kejadian sudah ketiga kalinya, ancam mau bakar warung saya. Kalau utang rokok sih sudah sering, enggak cuman warung saya saja yang jadi korban," ujarnya.

Perihal kerugian, Junaidi belum dapat memperkirakan total kerugian akibat ulah Haedar yang memiliki riwayat gangguan jiwa pada tahun 2017.
Dia hanya bersyukur selamat tanpa menderita luka dari tebasan samurai, golok, dan tusukan pecahan kaca saat sedang duduk santai di warungnya.
"Sekarang sih belum sempat bikin laporan resmi ke polisi. Karena pas kemarin saya mau bikin laporan ke Polres ada polisi datang minta keterangan," tuturnya.
• VIDEO VIRAL Siswa SMP Bawa Parang Gara-gara HP-nya Disita Guru, Begini Nasib Sang Siswa Sekarang
Riwayat Gangguan Jiwa
Haedar, anak pedangdut Elvy Sukaesih yang nyaris menebas kepala pemilik warung kelontong di Jalan Usaha, Kelurahan Cawang bernama Junaidi (48) rupanya memiliki riwayat penyakit jiwa.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan keterangan Haidar memiliki riwayat penyakit jiwa didapat dari pemeriksaan anggota keluarga Elvy.
"Keterangan dari istri pelaku (Haedar) bahwa pelaku memiliki riwayat sakit jiwa dan pernah dirawat di RS Jiwa Duren Sawit tahun 2017," kata Hery di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/9/2019).
Pernyataan Hery dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati Iptu Dicky yang ikut mendampingi anggota Jatanras Ditkrimsus Polda Metro Jaya saat Haidar diamankan.
Riwayat gangguan jiwa yang diidap anak ratu dangdut itu membuat Haedar dibawa ke RS Jiwa Duren Sawit, Jakarta Timur menggunakan mobil Jatanras berpelat 939 VII.
"Pihak keluarga menunjukkan surat keterangan bahwa pelaku pernah dirawat di RS Jiwa Duren Sawit. Makannya semalam dibawa ke sana lagi untuk diperiksa dokter," ujar Dicky.
Sejak semalam, Dicky menyebut pihaknya menunggu laporan Junaidi dan warga lain di Jalan Usaha yang rumahnya dirusak Haidar.
Namun hingga kini SPKT Polsek Kramat Jati belum menerima laporan terkait perbuatan Haedar yang mengamuk sembari menenteng pedang samurai.
• VIRAL Video Animasi BJ Habibie Adit Sopo Jarwo: Bikin Sedih Liatnya Usai Eyang Pergi
"Belum ada laporan dari Junaidi dan warga, memang yang dirusak itu enggak cuman warung rokok Pak Junaidi saja. Tapi semalam anggota sudah cek lokasi dan minta keterangan warga," tuturnya.
Anak Bungsu Terkena Kasus Narkoba

Tak hanya si anak sulung, anak bungsu Elvy Sukaesih, Dhawiyah Zaida juga sempat terkena kasus.
Kasus yang menimpanya yakni tentang penyalahgunaan Narkoba.
• Berhembus Akan Gantikan Simon McMenemy, Ini Jawaban Rahmad Darmawan
Dhawiya bersama tunangan diciduk pada Jumat (16/2/2018) di kediaman sang ibu, Elvy Sukaesih, kawasan Cawang, Jakarta Timur.
Dari tangan Dhawiya ditemukan barang bukti berupa dua paket sabu 0.45 gram dan 0.49 gram serta alat hisap.
Kini Dhawiya telah melakukan rehabilitasi bahkan telah menikah. (*)