Kisah Kasih Dibalik Bayi Dibuang di Cisauk, Kehamilan Berujung Bui

Polres Tangsel terus menggali keterangan dari tersangka aborsi dan pembuangan bayi di bilangan Perumahan Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Kisah Kasih Dibalik Bayi Dibuang di Cisauk, Kehamilan Berujung Bui
TRIBUN JATENG/JAISY RAHMAN TOHIR
Aparat Polsek Cisauk saat olah tempat kejadian perkara kasus pembuangan mayat bayi di perumahan Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CISAUK - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggali keterangan dari tersangka aborsi dan pembuangan bayi di bilangan Perumahan Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, RF (20) dan JN (21).

RF, ibu dari bayi yang dibuang itu menyerahkan diri pada Senin (9/9/2019).

Sedangkan, pacarnya baru tertangkap dua hari kemudian di rumahnya, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan Rabu (13/9/2019).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono Adipradono, mengatakan, RF dan JN mulai memadu kasih pada awal 2019.

Mereka berpacaran sampai tiga bulan dari Januari sampai Maret.

Kasih yang terlampau besar, RF dan JN melampaui batas.

RF hamil diperkirakan sejak bulan Maret 2019.

JN tidak bertanggung jawab dan malah meninggalkan sang kekasih.

"Sekitar tiga bulan hubungan asmaranya," jelas Muharram kepada awak media melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (13/9/2019).

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved