Bima Aryo Jenguk Sparta Malam Hari dan Beri Ini, Presenter Travelling MTMA: UR ALWAYS ON MY MIND
Bima Aryo unggah momen saat jenguk Sparta, anjing itu tampak menuruti kata-kata Bima Aryo,
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presenter ternama Bima Aryo bagikan momen saat menjenguk Sparta.
Ia juga tampak mengunggah gambar lukisan anjingnya, Sparta.
Sebelumnya diketahui, anjing Bima Aryo berjenis Milanois Belgia menerkam seorang ART di rumahnya hingga tewas.
Anjing tersebut menerkam pas di bagian pembuluh darah di leher Yayan, ART di rumah orangtua Bima Aryo.
Saat itu, Yayan diminta majikannya untuk memberi makan anjing tersebut.
Namun naas saat membuka kandang, anjing berjenis Milanois Belgia itu langsung menerkam Yayan.
Atas kejadian tersebut, Yayan dinyatakan meninggal karena kehabisan darah.
• Bima Aryo Selalu Menangis Bila Ingat Peristiwa Sparta Menyerang ART
Sparta dan Anubis, nama anjing yang diduga terkam Yayan akhirnya dibawa untuk di observasi.
Saat ini observasi kedua anjing itu telah selesai dan dinyatakan negatif rabies.
Namun, Sparta dan Anubis tak dikembalikan kepada Bima Aryo melainkan diserahkan ke Unit K9 Polri.
Hal itu dikatakan oleh Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Budi Setianta di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Kita titipkan ke Unit K9 di daerah Cibubur," kata Budi, Jumat (13/9/2019).
Follow juga:
Walaupun sudah tak bersama kedua anjingnya, Bima Aryo dan istri, Rasyena Hikmayudi kerap mengunjungi Sparta dan Anubis.
Tampak di unggahan saat Bima Aryo dan istri menjenguk Sparta pada malam hari.
Bima Aryo memberikan Sparta susu.
"Siapa mau kefir? Anaknya papa mau kefir?"
"Udah lama banget guys dia gak minum kefir," tutur Bima Aryo melansir instagram stories @bimaaryo pada Senin (16/9/2019).
Sparta terlihat sangat menuruti apa kata Bima Aryo.
Anjing tersebut tak menyentuh susu yang ada di depannya sebelum disuruh Bima Aryo.
"Okee," tunjuk Bima Aryo ke arah susu di wadah.
Sparta pun langsung menjilat susu tersebut sampai habis.
"Yummy," tutur Rasyena Hikmayudi.
"Kok udah lama sih kita kan selama karantina suka ngasih dia kefir," paparnya.
Namun, Bima Aryo sempat membagikan sebuah video di instastory yang memperlihatkan lukisan Sparta.
"UR ALWAYS ON MY MIND," tulis Bima Aryo.
Dalam video tersebut, ia juga men-tag akun instagram milik Sparta.
Meski begitu, Bima Aryo menuturkan ini semua adalah sebuah cobaan.
"Tinggal gimana kita menyikapinya, apa kita akan larut dalam kesedihan atau tetap positif dan bersyukur," tuturnya.
Suami Rasyena Hikmayudi juga memaparkan ia ikhlas dan menghadapinya dengan positif
Sparta menangis
Sparta menangis saat dievakuasi untuk diobservasi Selasa (3/9/2019).
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur Irma Budiany.
Irma mengatakan, saat berpisah dengan pemiliknya, anjing terebut dalam kondisi lemas seperti tidak bersemangat layaknya anjing galak.
• Viral Sabun Cuci Piring Digunakan Mencuci Baju Jadi Lebih Bersih, Ini Penjelasan Peneliti Ahli
• Anggota DPRD DKI Putri Ketua MPR Dukung Gubernur Anies Izinkan PKL Jualan di Trotoar
Adapun anjing milik Bima Aryo itu berjenis Milanois Belgian yang memiliki karakter pemburu.
"Iya nangis merah matanya terus yang kayak lemas enggak ada semangat," kata Irma di Mapolsek
Cipayung, Kamis (5/9/2019).
Kendati demikian, dua anjing milik Bima yang kini tengah menjalani observasi di Balai Kesehatan Hewan Ragunan, Jakarta Selatan itu dalam kondisi sehat.
"Tiga hari ini kondisinya oke-oke saja. Tapi karena anjing itu tipe anjing agresif galak jadi yang kasih
makan pemiliknya langsung," ujar Irma.
Irma menambahkan, Bima Aryo pun rutin mengunjungi anjingnya untuk sekadar memberi makan atau merawatnya.
Adapun observasi akan selesai pada 13 September 2019.
Usai diobservasi, nantinya akan ketahuan apakah anjing tersebut mengidap rabies atau tidak.
Observasi juga akan menentukan anjing mana yang menggigit pembantu rumah tangga bernama
Yayan (35) hingga tewas pada Jumat (30/8/2019) lalu.
Jika tidak mengidap rabies, anjing yang menggigit tersebut akan diserahkan ke Polsek Cipayung
guna dijadikan barang bukti kasus tersebut.
"(Anjing) yang lainnya akan dibalikin ke pemiliknya tapi sudah tak boleh lagi di Jalan Langgar (TKP
tewasnya Yayan) karena warga kan menolak ada anjing itu lagi," ujar Irma.
Penjelasan Bima Aryo
Presenter televisi Bima Aryo angkat bicara soal tragedi yang terjadi di rumahnya itu.
Dikonfirmasi terkait hal ini Bima mengaku terpukul atas kejadian ini.
"Karena ini buat kami ini juga it's so tragedy. Ini kejadian sehari sebelum nikah selama pernikahan
juga persiapan capek banget. Maaf banget, maaf banget," ujar Bima ketika dihubungi Kompas.com, Selasa ( 3/9/2019).
Ia mengatakan, kejadian ini terjadi sehari sebelum Bima melangsungkan pernikahan.
Setelah menikah, Bima dan istri melangsungkan honeymoon.
Ia baru sampai Jakarta hari ini.
"Yang pasti saya sendiri tidak tahu menahu kejadian itu seperti apa," kata dia.
Meski demikian, ia bisa memastikan bahwa Sparta yang menyerang korban hingga tewas.
Pasalnya, di rumah itu Bima mempunyai dua ekor anjing berjenis belgian malinois yaitu Sparta dan Anubis.
"Yang kedua kita enggak tahu dari dua anjing itu siapa yang menggigit. Belum tentu Sparta karena
itu malam hari. Ada bibi di situ, dia pun enggak tahu yang mana," sebut dia.
Ia mengatakan, saat ini kedua anjingnya tengah diobservasi untuk mengetahui secara pasti penyebab serangan tersebut.
Mengenai korban, Bima mengatakan sudah ada mediasi dengan keluarga Yayan.
"Yang saya bisa kasih tahu adalah bahwa keluarga korban sudah datang sudah mediasi sama
mereka sudah mendapat jalan terbaik. Dan jenazah pun sudah dibawa pulang," lanjutnya.
Sebelumnya, Yayan (35) tewas usai diduga diterkam oleh seekor anjing berjenis Milanois Belgia, di
rumah majikannya, Jalan Langgar RT 04, RW 04, No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019).
Korban mengalami luka cakar dan gigitan pada bagian leher, dada, payudara serta punggung.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati namun meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Adapun tiga anjing milik Bima dibawa oleh Petugas Sudin KPKP Jakarta Timur.
Ketiga anjing itu yakni, dua ekor berjenis Milanois Belgia dan satu ekor jenis Pudel.
Namun anjing yang berjenis Pudel sudah dikembalikkan ke Bima. (Dean Pahrevi)
(TribunJakarta.com/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bima-aryo-sparta-dan-rasyena-hikmayudi.jpg)