Gudang Barang Alfamidi di Cikupa Kabupaten Tangerang Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

Kebakaran menghanguskan gudang barang Alfamidi di Cikupa Kabupaten Tangerang pada Senin (16/9/2019) pagi tadi.

Gudang Barang Alfamidi di Cikupa Kabupaten Tangerang Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Gudang Alfamidi di kawasan Cikupa Kabupaten Tangerang yang ludes terbakar api, Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kebakaran menghanguskan gudang barang Alfamidi di Cikupa Kabupaten Tangerang pada Senin (16/9/2019) pagi tadi.

Kejadian yang membakar seisi isi gudang tersebut terjadi sekira pukul 03.30 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan gudang barang Alfamidi di Cikupa tersebut ludes terbakar si jago merah.

"Dalam-dalam gudangnya habis terbakar api pagi tadi. Itu gudang stok barang Alfamidi," jelas Kosrudin ditemui di lokasi, Senin (16/9/2019).

Jakmania Bantah Serang Bus Persib Bandung di Bogor: Kami Juga Sering Kena Timpuk di Situ

Live Streaming Timnas U16 Indonesia Vs Filipina, Berikut Prediksi Pemain dan Jalannya Laga

Ia menjelaskan, kerugian yang diderita Alfamidi dari kebakaran tersebut bisa mencapai miliaran rupiah.

Lantaran yang terbakar adalah gudang stok barang-barang Alfamidi.

"Itu bisa miliaran kerugiannya, karena yang terbakar itu gudang penyimpanan barang Alfamidi," kata Kosrudin.

Menurutnya, kebakaran yang terjadi cukup besar lantaran petugas keamanan gudang Alfamidi terlambat untuk memberitahukan petugas.

Petugas keamanan setempat, menurut Kosrudin, hanya mencoba untuk memadamkan kobaran api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Apinya sudah terlanjur besar, soalnya laporan ke kitanya juga telat. Baru masuk laporan itu hampir setengah lima pagi," tutur Kosrudin.

Namun, Kosrudin mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat tadi subuh.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil," singkatnya.

Kebakaran hebat tersebut sudah berhasil dipadamkan sekira pukul 08.00 WIB dan sedang pendinginan hingga pukul 10.00 WIB.

"Kita menurunkan sampai tujuh unit Damkar untuk memadamkan api," tutup Kosrudin. (*)

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved