Jakmania Bantah Serang Bus Persib Bandung di Bogor: Kami Juga Sering Kena Timpuk di Situ
Sekretaris Umum The Jakamnia, Diky Soemarno membantah keterlibatan anggotanya dalam dugaan penyerangan kepada bus pemain Persib Bandung di Bogor.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) The Jakmania, Diky Soemarno membantah keterlibatan anggotanya dalam dugaan penyerangan kepada bus pemain Persib Bandung di Bogor.
Seperti diketahui, bus yang ditumpangi pemain Persib mendapatkan lemparan batu saat melintasi wilayah Kandang Roda atau Jalan Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor.
Kejadian tersebut terjadi pada saat skuat Maung Bandung meninggalkan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, usa laga Liga 1 2019 melawan tuan rumah Tira Persikabi
Skuat Persib Bandung meninggalkan stadion dan menuju ke hotel tempat menginap.
Akibat pelemparan batu tersebut, dua penggawa Persib Bandung yakni Febri Haryadi dan Omid Nazari mengalami luka yang cukup parah.
• Live Streaming Timnas U16 Indonesia Vs Filipina, Berikut Prediksi Pemain dan Jalannya Laga
• Kebakaran Rumah di Tegal Alur Jakarta Barat, Sang Pemilik Mengidap Gangguan Jiwa
• China Open 2019 Mulai Besok: 15 Wakil Indonesia Main, Ini Daftar Lawan-lawannya
• Wacana Wagub DKI Jakarta Lebih dari 1 Orang, Anies Baswedan: Saya Tak Berwacana Pro dan Kontra
Adanya tindakan penyerangan tersebut membuat publik menaruh kecurigaan pelaku pelemparan merupakan oknum suporter The Jakmania.
Hubungan buruk dari kedua kelompok suporter yakni The Jakmania dan Viking kerap dihubung-hubungkan menjadi akar permasalahan tersebut.
Menanggapi kabar tersebut, Diky merasa bingung dengan semua tuduhan yang diarahkan kepada anggota The Jakmania.
Menurutnya, kelompok suporter The Jakmania kerap mendapatkan penyerangan di lokasi serupa pada saat menyaksikan pertandingan di Stadion Pakansari.
"Itu kejadiannya di wilayah Kandang Roda atau Sentul ya. Sementara, The Jakmania setiap kali ke Pakansari juga ditimpuk di situ. Jadi kami bingung," ucap Sekum The Jakmania, Diky Soemarno.
Diky menilai di wilayah tersebut bukan merupakan basis dari kelompok suporter The Jakmania.
"Bagaimana caranya The Jakmania bisa ada di Kandang Roda? sementara itu bukan daerah basis massa The Jakmania," tegas Diky.
Dengan banyaknya tuduhan ini, Diky meminta kepada pihak yang berwajib bisa mengusut tuntas dan membuktikan adanya tuduhan tersebut.
Diky menyadari di wilayah tersebut selalu menjadi konsentrasi pihaknya saat bertandang ke Stadion Pakansari.