Normalisasi Saluran Air Jalan Kramat Senen Terkendala Tiga Rumah
Satpel Sumber Daya Air Kecamatan Senen mengalami kendala dalam melakukan normalisasi saluran air di Jalan Kramat 3, Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Satuan Pelaksana Tugas (Satpel) Sumber Daya Air Kecamatan Senen mengalami kendala dalam melakukan normalisasi saluran air di Jalan Kramat 3, Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat.
Sebabnya, terdapat tiang panjang atau pondasi dari tiga rumah yang berada di atas saluran air tersebut.
"Kami terkendala tiga rumah, yang buat kami kesulitan. Ini tiang pondasi berada di atas saluran," ucap Kepala Satuan Pelaksana Tugas (Kasatpel) SDA Kecamatan Senen, Rohman di lokasi pengerjaan, Senin (16/9/2019).
Kata dia, tiga rumah ini melanggar aturan pemerintah kota lantaran mengganggu saluran air.
"Tidak dibenarkan jika ada rumah berada di atas saluran karena akan mengganggu aliran air," jelasnya.
Sementara, lanjutnya, yang dapat dilakukan yaitu membongkar dinding tembok teras ketiga rumah tersebut.
"Kalau dibongkar pasti ambruk ini rumah. Normalisasi ini tidak akan maksimal jika tiang rumah ini berada di atas saluran," bebernya.
Lurah Kwitang, Rasimun, menyebut permasalahan rumah tersebut sebenarnya sudah dibahas dengan dilakukan musyawarah.
Kata Rasimun, pemilik rumah tidak keberatan jika tiang pondasi yang berada di atas saluran ini dibongkar.
"Hasil pertemuan antara warga, kelurahan dan SDA sebenarnya sudah disepakti, tiang tidak dibongkar tapi (hanya terasnya saja)," kata Rasimun, saat dikonfirmasi wartawan, di tempat terpisah.
• Kronologi Seorang Nenek Dibakar: Awalnya Warga Menduga Kebakaran Gubug Biasa
• Pasangan SMA Ini Tewas Kecelakaan Menuju Danau Toba: Motor Menabrak Tembok
Kini, sejumlah pekerja dari Satuan Pelaksana Tugas (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Senen, melakukan normalisasi saluran air di lokasi.
Rohman menyebut, jajaranya sedang menormalisasi saluran air dengan panjang 100 sekitar meter.
Pengerjaan saluran air ini dilakukan lantaran permintaan warga setempt dan telah berlangsung tiga minggu.
"Ini permintaan warga dan kami langsung kerjakan normalisasi saluran," kata Rohman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/lubang-got-atau-saluran-air-yang-dijadikan-tempat-budidaya-lele.jpg)