Pasangan SMA Ini Tewas Kecelakaan Menuju Danau Toba: Motor Menabrak Tembok

Tubuh sepasang kekasih ini terbentur dengan tembok parit hingga mengeluarkan darah dari telinga. Sepasang kekasih ini meregang nyawa

Tayang:
Editor: Erik Sinaga
TRIBUN MEDAN/Tommy Simatupang
Kisah Cinta Togo dan Paulina hingga Tak Diberikan Ijin Pergi ke Danau Toba Ketika Ajal Menjemput. Rumah duka Paulina dan Togo 

Togo Armando Simanjuntak (17) dan Paulina Boru Saragih (17) tewas setelah mengalami kecelakaan lalu-lintas, Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Sering Kesurupan, Siswi SMP Ini Justru Diperkosa Dukun Palsu Saat Berobat

Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Mengaku Disiksa Suami di AS: Lutut Hancur Ditendang

Claudia Emmanuela yang Cetar di The Voice of Germany: Bermula dari Solatifa Choir, Ini Kata Guru

Lokasi kejadian tepatnya di KM 62-63 Nagori (Desa)  Bandar Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sepasang remaja asal Kota Pematangsiantar ini dikabarkan ingin berlibur ke Kawasan Wisata Danau Toba di bagian wilayah Paropo, Kabupaten Dairi.

Info di lokasi kejadian, sepasang remaja yang berniat berkemah di pinggiran Danau Toba itu mengalami pendarahan di bagian kepala dan telinga hingga meninggal dunia saat dievakuasi ke  rumah sakit.

Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Amir Mahmud menjelaskan, sepasang remaja ini mengendarai sepeda motor jenis Supra X 125 merah-hitam datang dari arah Kota Siantar menuju Saribudolok.

Togo Simanjuntak yang menjadi kemudi sepeda motor diduga dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di tikungan kanan jalan yang menurun, Togo kurang berhati-hati. Apalagi tidak ada lampu jalan penerang sekitar.

"Togo Armando Simanjuntak dengan membawa penumpang Paulina Saragih melaju dari arah Kota Siantar menuju arah Saribudolok dengan kecepatan tinggi dan tidak hati-hati."

"Setibanya di tempat kejadian, ketika melintasi jalan tikungan ke kanan dan menurun searah jurusannya, pengendara sepeda motor tersebut hilang kendali,"kata Iptu Amir, Minggu (15/9/2019).

"Akhirnya pasangan berboncengan sepedamotor Honda Supra BK 3039 WO itu pun menabrak tembok pembatas parit di sebelah kiri badan jalan. Akibatnya, keduanya terpental beberapa meter,"lanjutnya. 

Iptu Amir mengatakan, kondisi korban yang kritis. Kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit GKPS Bethesda Saribudolok.

Setelah dinyatakan kedua korban sudah tewas, kemudian, jasad kedua korban langsung dibawa ke ruang Forensik RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk divisum.

“Kasus kecelakaan ini masih kita tangani, dan dalam proses penyelidikan,” katanya. 

Kini, kedua korban telah diantar kepada keluarga masing-masing. 

Togo Armando Simanjuntak diketahui warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Siantar Timur.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved